Berita Ekonomi Bisnis

Hotel Mercure Dorong Revenue di Musim Low Season dengan F&B dan Meeting Room

Di tengah persaingan yang ketat, hotel - hotel di kota Surabaya dituntut kreatif. Apalagi di musim low season.

Hotel Mercure Dorong Revenue di Musim Low Season dengan F&B dan Meeting Room
surya.co.id/habibur rohman
1.000 YATIM - Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak turut membubuhkan tanda tangan saat buka bersama 1.000 yatim di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Senin (13/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Di tengah persaingan yang ketat, hotel - hotel di kota Surabaya dituntut kreatif. Apalagi di musim low season atau masa okupansi (tingkat keterisian) yang rendah, selama bulan Ramadan dan Lebaran 2019.

"Kota Surabaya adalah kota bisnis. Tentunya di bulan Ramadan dan Lebaran, okupansi kamar berkurang cukup drastis. Sehingga kami create layanan dengan meningkatkan Food and Baverage (F & B) dan meeting room, meski tidak seperti di bulan-bulan biasa," jelas Sugito Adhi, General Manager Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Senin (13/5/2019).

Dalam satu pekan pertama bulan Ramadan ini, diakui Sugito, tren konsumen hotel banyak yang memanfaatkan moment berbuka di hotel. Di hari pertama dan kedua, okupansi F & B, baru terisi sekitar 100 seat. Namun mulai hari ketiga, sudah mulai full booked dengan kapasitas lebih dari 100 seat. Bahkan menambah meja dan kursi hingga di area pool (kolam renang).

"Meeting room beberapa juga mulai ada. Kegiatan untuk buka bersama, dan meeting disiang hari juga ada. Tapi emang tidak sebanyak di bulan selain puasa," lanjut Sugito.

Sementara untuk liburan Lebaran yang bersambung dengan liburan kenaikan kelas, Mercure Grand Mirama Surabaya sudah menyiapkan paket-paket khusus.

Paket khusus itu ditawarkan secara online, mengingat harga yang ditawarkan cukup kompetitif dan optimis bisa menarik konsumen.

"Libur lebaran mungkin hanya satu Minggu, selanjutnya sudah ada kegiatan bisnis lagi yang berangsur-angsur mulai meningkatkan okupansi," jelas Sugito.

Sementara itu, dalam kegiatan yang digelar di Mercure di Senin sore, diramaikan lebih dari 1.000 anak yatim piatu yang hadir di hotel untuk melakukan buka bersama.

Buka Bersama 1.000 Anak Yatim ini, bertema 1000 Pena untuk Bangsa adalah perwujudan harapan dan doa anak anak yatim dan dhuafa yang ditulis langsung dengan harapan agar selalu tercipta kedamaian, aman dan sejahtera di Negara Indonesia.

"Ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Majelis Taklim, para karyawan dan staf untuk “Indahnya Berbagi Selama Ramadhan” dan pada puncak kegiatan Ramadhan yang sudah beberapa kali dilakukan bersama BAZNAS Jawa Timur yaitu “Buka Puasa bersama 1.000 Anak Yatim & Duafa yang sudah tahun ke -7, dihadiri Wakil Gubenur Jatim, Emil Elastianto Dardak," ungkap Sugito.

Selain kegiatan itu, juga telah digelar kegiatan sosial lainnya selama Ramadhan. Mulai dari Sahur On the Road yang dilaksanakan 11 Mei 2019, Sumbangan ke beberapa panti Asuhan dan juga 1000 Takjil bagi pengguna jalan yang melintas di jalan Raya Darmo yang telah terlaksana pada tanggal 8 Mei 2019 lalu.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved