Citizen Reporter

64 Sukarelawan Sopir Ambulans NU Sidoarjo Berlatih Pertolongan Pertama terhadap Pasien Kecelakaan

Pelatihan diselenggarakan Stikes Hang Tuah Surabaya dan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Jawa Timur.

64 Sukarelawan Sopir Ambulans NU Sidoarjo Berlatih Pertolongan Pertama terhadap Pasien Kecelakaan
foto: istimewa
Pelatihan Relawans sopir ambulans diselenggarakan Stikes Hang Tuah Surabaya dan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Jawa Timur dengan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sidoarjo 

SEBANYAK 64 peserta dari sukarelawan Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo yang bertugas sebagai sopir ambulans di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya mengikuti pelatihan. Itu untuk melakukan pertolongan pertama terhadap pasien yang mengalami kecelakaan.

Pelatihan diselenggarakan Stikes Hang Tuah Surabaya dan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Jawa Timur dengan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sidoarjo. Acara berlangsung Jumat-Sabtu (29-30/3/ 2019) di Sekolah Progesif Bumi Sholawat Sidoarjo.

Pelatihan itu untuk menambah keterampilan sopir ambulans menjalankan transfer pasien yang mengalami kegawatdaruratan, kecelakaan lalu lintas, maupun pasien rujukan antar-rumah sakit. Menurut Sriyono, Ketua HIPGABI, ambulans tidak perlu terkesan terburu-buru karena seharusnya ketika pasien telah berada di ambulans, maka pasien dipastikan aman.

Sampai saat ini, masyarakat masih memahami peran sopir ambulans hanya bertugas mengantarkan pasien yang telah ditangani petugas medis. Sopir ambulans diharapkan selain harus mahir mengemudi, juga harus memiliki ilmu pertolongan pertama untuk menolong pasien di lapangan.

Peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan tentang protokol dan UU pengemudi ambulans, safety and defensive driving oleh AKBP Katirin.

Materi bantuan hidup dasar, bebat dan bidai, serta memindahkan korban dengan benar baik secara perseorangan maupun berkelompok didapat dari instruktur HIPGABI dan Stikes Hang Tuah.

Peserta terlibat aktif dalam simulasi evakuasi dan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.

Anton, salah satu peserta mengungkapkan, pelatihan itu sangat bermanfaat bagi petugas ambulans.

“Kami menjadi tahu cara menangani korban dengan benar,” katanya.

PCNU Sidoarjo siap melayani masyarakat dalam kesehatan. Maskhun, Ketua PCNU mengatakan, tersedia enam ambulans yang bisa digunakan.

Merina Widyastuti
Stikes Hang Tuah
Ketua Departemen Kerja Sama, Humas, dan Publikasi HIPGABI Jawa Timur
merinawidyastuti@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved