Berita Malang Raya

Pakai Iming-iming Uang, Pria di Malang Renggut Keperawanan Anak Tiri

Pakai iming-iming uang, seorang pria di Kabupaten Malang tega merenggut keperawanan anak tirinya sendiri yang masih umur 15 tahun.

Pakai Iming-iming Uang, Pria di Malang Renggut Keperawanan Anak Tiri
surabaya.tribunnews.com/erwin wicaksono
Harianto (kiri) saat digelandang ke Mapolres Malang. Pria asal kecamatan Pakis ini ditangkap polisi karena menyetubuhi anak tirinya. 

SURYA.co.id | MALANG - Harianto, warga kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tega merenggut keperawanan anak tiri.

Akibat perbuatannya ini, pria 35 tahun tersebut pun diciduk polisi. 

Harianto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, menyetubuhi anak tirinya sebanyak beberapa kali sejak 3 tahun terakhir. 

"Korban yang masih berumur 15 tahun merupakan anak tiri tersangka. Mereka tinggal serumah sejak korban masih kecil. Korban disetubuhi sejak tempo 3 tahun belakangan," terang Kanit UPPA Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana.

Yulistiana menambahkan, tersangka mengambil kesempatan saat rumah sedang sepi agar bisa meniduri anak tirinya. Agar rencana tak bermoralnya terealisasi, tersangka kerap mengiming-imingi korban dengan uang senilai Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu.

"Persetubuhan dilakukan saat ibu korban sedang tidak dirumah. Jadi (pelaku) mengambil kesempatan ketika rumah sedang sepi. Korban diberi iming-iming uang," imbuh Yulistiana.

Terkait kondisi korban saat ini, Yulistiana menjelaskan korban saat ini sudah tinggal bersama ayah kandungnya.

"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 81 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 35 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Tersangka ditangkap sejak 2 pekan lalu," tutup Yulistiana.

Kkepada penyidik, pelaku mengaku khilaf. Ia mengaku memang kerap menyetubuhi korban saat rumah sedang sepi. Bahkan saat ada istrinya pun ia pernah sembunyi-sembunyi mencoba meniduri anaknya.

"Saya kasih uang 20 sampai 50 ribu ya biar gak bilang ke ibunya dan supaya dia (korban) mau. Seringnya saat sepi. Tapi pagi juga pernah saat istri ada, ya sembunyi-sembunyi. Khilaf saya," terang Harianto tertunduk malu di hadapan penyidik. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved