BI Siapkan Uang Baru Rp 4,7 Triliun Untuk Kebutuhan Lebaran di Malang Raya

BI Kantor Perwakilan Malang menyiapkan uang kartal pecahan baru senilai Rp 4,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat jelang Lebaran.

BI Siapkan Uang Baru Rp 4,7 Triliun Untuk Kebutuhan Lebaran di Malang Raya
antara/muhammad adimaja
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Malang menyiapkan uang kartal pecahan baru senilai Rp 4,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat jelang Lebaran.

BI Kantor Perwakilan Malang menggandeng bank umum dan bank perkreditan rakyat (BPR) dalam proses penukaran uang.

"Untuk melakukan layanan penukaran uang pecahan kecil di pusat keramaian maupun di kantor bank yang telah bekerjasama dengan BI," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Azka Subhan, Rabu (7/5/2019).

Ia menambahkan pelayanan penukaran uang tersebut akan mulai dilakukan pada 26 Mei 2019 mendatang dan ditandai dengan pelepasan mobil kas keliling. Nantinya, mobil kas keliling milik BI akan beroperasi di Gedung Kartini (Jalan Tangkuban Perahu) setiap pukul 08.00 WIB dan dilayani oleh enam bank umum.

"Layanan penukaran uang ini akan dilakukan selama delapan hari sejak 26 Mei hingga 2 Juni," kata dia.

Azka menyebut uang kartal yang disiapkan sejumlah Rp 4,7 Triliun itu disesuaikan melalui estimasi kenaikan jumlah permintaan kebutuhan uang pada periode Ramadhan/Idul Fitri yang biasanya naik sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 lalu, Kantor Perwakilan BI Malang menyiapkan Rp 3,9 triliun untuk kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Lebaran.

"Dana tersebut dipersiapkan baik untuk penarikan secara tunai melalui kantor layanan maupun mesin ATM masing-masing perbankan, serta melalui pelayanan kas keliling kepada masyarakat," ucapnya.

Azka mengimbau masyarakat agar menukarkan uang di tempat penukaran resmi baik oleh BI maupun bank yang bekerjasama dengan BI. Hal ini untuk mengantisipasi peredaran uang palsu dan kemungkinan selisih.

"Kami menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan menggunakan uang. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu cermat dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah," pungkasnya.

Sebagai informasi, pada 26 Mei hingga 2 Juni Kantor Perwakilan BI Malang juga melakukan kegiatan penukaran uang di 72 titik outlet Bank Umum dan 49 titik outlet BPR di wilayah kerja Bank Indonesia Malang pada titik-titik strategis di Malang, Batu, Pasuruan dan Probolinggo dengan menggunakan 13 mobil kas keliling.

Adapun bank yang bekerja sama dengan BI diantaranya BNI, BCA, BTN, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Muamalat, BPD Jatim, BPD Jatim Syariah, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, BRI, dan BRI Syariah.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved