Berita Malang Raya

Setelah Dikritik Netizen, Pemkot Malang akan Lakukan Perbaikan Jalan di 12 Titik

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan perbaikan jalan tersebut merespon keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan berlubang.

Setelah Dikritik Netizen, Pemkot Malang akan Lakukan Perbaikan Jalan di 12 Titik
surya malang/rifky edgar
Sekelompok warga yang mengatasnamakan 'Forum Warga Malang' menggelar aksi penggalangan koin di depan gedung DPRD Kota Malang pada, Kamis (21/3) lalu. Setelah banjir kritik dari publik, Pemkot Malang akhirnya berencana memperbaiki jalan rusak di 12 titik. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Kerusakan jalan menjadi salah satu wacana yang mengemuka di publik kota Malang akhir-akhir ini. Wacana ini banyak disampaikan melalui media sosial

Kabar baik bagi mereka, per tanggal 6 Mei 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan perbaikan jalan di 12 titik jalan berlubang di Kota Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan perbaikan jalan tersebut merespon keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan berlubang. Salah satu yang akan diperbaiki adalah Jalan Brigjen Katamso hingga Jalan IR Rais yang menelan anggaran sekitar Rp 1,57 Miliar.

"Jadi perbaikan jalan itu akan mulai dikerjakan pada 6 Mei di 12 titik yang sudah dipilih," kata Sutiaji, Senin (6/5/2019).

Jalan lain yang juga akan diperbaiki antara lain Jalan Kahuripan yang biayanya dianggarkan sebesar Rp 737 juta, Jalan Zainal Zakse (Rp 3,3 miliar), Jalan Kebalen Wetan (Rp 1,3 miliar), Jalan Untung Suropati Selatan hingga Jalan Untung Suropati Utara (Rp 583 juta), Jalan Ade Irma Suryani hingga Jalan Pasar Besar (Rp 2,7 miliar), Jalan Mayjen Panjaitan (Rp 4,1 miliar), Jalan Ahmad Dahlan (Rp 511 juta), Jalan Bunga Cengkeh hingga Jalan Kalpataru (Rp 2,2 miliar), Jl S Supriadi (Rp 4 miliar) dan Jl WR Supratman (Rp 1,1 miliar).

"Keseluruhan anggaran perbaikan bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DID (Dana Insentif Daerah)," kata dia.

Sutiaji mengatakan perbaikan jalan akan dilakukan pada malam hari. Untuk mengantisipasi kemacetan, ia mengimbau masyarakat untuk memilih jalan alternatif.

"Kami imbau selama perbaikan jalan masyarakat memilih jalan alternatif. Ini juga untuk kebaikan bersama," pungkasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved