Ekonomi Bisnis

Coca-Cola Amatil Indonesia Dukung Penyelenggaran Gerakan Indonesia Bersih

Coca-Cola Amatil Indonesia ikut mendukung penyelenggaraan gerakan Indonesia Bersih

Coca-Cola Amatil Indonesia Dukung Penyelenggaran Gerakan Indonesia Bersih
istimewa
Coca-Cola Amatil Indonesia ikut mendukung penyelenggaraan gerakan Indonesia Bersih yang dijalankan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Di Indonesia, sampah merupakan suatu masalah yang terus dirasakan. Untuk itu, Coca-Cola Amatil Indonesia ikut mendukung penyelenggaraan gerakan Indonesia Bersih yang dijalankan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia.

Beberapa upaya dan kegiatan terus dilakukan guna menangani peningkatan jumlah sampah dan menemukan solusi penggunaan plastik, terutama di berbagai kawasan pariwisata.

"Isu tentang sampah merupakan suatu masalah yang harus dipecahkan bersama,” kata Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications & Sustainability Amatil Indonesia, Senin (6/5/2019).

Dalam pidatonya di Leaders Retreat, G20 Summit pada tahun 2017 di Jerman, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk mengurangi limbah hingga 30 persen pada tahun 2025.

Coca-Cola Amatil Indonesia, lanjut Lucia, telah menggerakkan ribuan karyawan di tiap area untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal dalam menjalankan berbagai inisiatif bersih-bersih lingkungan lebih dari satu dekade.

Beberapa kegiatan berkelanjutan yang telah dijalankan antara lain, program Water Stewardship untuk mengembalikan jumlah air yang terpakai dalam proses produksi kembali ke alam dan masyarakat.

"Pada 2018, Coca-Cola Amatil Indonesia bersama Kementerian PUPR mendirikan pusat pelatihan 'waste management dan menyerahkan bantuan satu unit mesin cacah plastik ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST 3R) Seminyak," ungkap Lucia.

Selain itu, mulai 2018 Amatil Indonesia juga mendonasikan tempat sampah yang dibagi menjadi tiga sistem bagi masyarakat di tiap wilayah operasionalnya.

"Termasuk Bali, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah," pungkasnya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved