New Zealand Open 2019

Ahsan/Hendra Beber Kunci Bisa Kalahkan Pasangan Kuat Jepang Endo/Yuta di Final New Zealand Open 2019

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengungkap kunci kemenangan atas pasangan kuata Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di final New Zealand 2019.

Ahsan/Hendra Beber Kunci Bisa Kalahkan Pasangan Kuat Jepang Endo/Yuta di Final New Zealand Open 2019
Badminton Indonesia
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juara di Zealand Open 2019 menaklukan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor 20-22, 21-15, 21-17. 

SURYA.co.id - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengungkap kunci kemenangan atas pasangan kuata Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di final New Zealand 2019. Bermain sabar menjadi kunci sukses  Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan meraih juara di Selandia Baru.

Dalam laga final, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menaklukan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor 20-22, 21-15, 21-17.

Wakil Jepang tersebut memang memiliki pertahanan rapat yang tak mudah ditembus. Hendra/Ahsan mesti kehilangan game pertama walaupun sempat memimpin perolehan angka 18-16.

"Sebetulnya tidak ada perbedaan di game pertama, kedua dan ketiga. Kalau menghadapi mereka memang harus lebih sabar saja dari awal," kata Ahsan soal permainan.

"Pasangan Jepang ini punya defense yang kuat, tipe main mereka memang defense dulu baru balik serang," kata Ahsan yang bersama Hendra merupakan juara Dunia 2013 dan 2015.

Gelar ini semakin mengokohkan posisi Hendra/Ahsan di jajaran elit ganda putra dunia.

Saat ini Ahsan/Hendra ada di peringkat empat dunia.

Ketika ditanya soal target jelang olimpiade, Hendra/Ahsan menyebutkan jika mereka ingin menikmati pertandingan mereka.

"Target kami cuma main bagus dan enjoy, menikmati pertandingan-pertandingan kami," sebut Ahsan.

Indonesia sebagai juara umum di ajang New Zealand Open 2019. Indonesia meraih dua gelar dan satu runner up dalam pertandingan final yang berlangsung di Eventfinda Stadium, Auckland.  

Gelar pertama diraih lewat tunggal putra Jonatan Christie. Unggulan ketiga ini mengalahkan Ng Ka Long Angus, unggulan keenam dari Hong Kong, dalam permainan straight game, 21-12, 21-13.

Ahsan/Hendra kemudian mempersembahkan gelar kedua bagi Merah-Putih dengan mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang), dengan skor 20-22, 21-15, 21-17.

Sayangnya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti tak dapat mengamankan gelar juara saat dihadang ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dengan skor 14-21, 21-16, 27-29.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved