Berita Surabaya

Pekerja Generasi Milinial Dianggap Tak Loyal, Begini Penjelasan Founder Headhunter Indonesia

Dunia kerja saat ini mengalami satu kesulitan besar dalam hal loyalitas para pekerja, terutama dari generasi milenial

Pekerja Generasi Milinial Dianggap Tak Loyal, Begini Penjelasan Founder Headhunter Indonesia
TribunJatim.com/Hefty's Suud
Seminar bersama Haryo Utomo Suryosumarto, Founder dan Managing Director Headhunter Indonesia, Kamis (2/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dunia kerja saat ini mengalami satu kesulitan besar dalam hal loyalitas para pekerja, terutama dari generasi milenial. Hal itu disampaikan Founder dan Managing Director Headhunter Indonesia, Haryo Utomo Suryosumarto, dalam seminar yang diadakan di Hotel Sheraton Surabaya, Kamis (2/5/2019).

Menurit Haryo, ada tiga hal yang menyebabkan pekerja generasi milenial tidak bertahan lama dan akhirnya membuat angka resign atau turnover perusahaan menjadi tinggi. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 217 generasi milenial di Pulau Jawa, tiga hal tersebut yang pertama adalah kurangnya pelatihan kerja dan kesempatan mengembangkan diri.

Kedua, kurangnya kepercayaan antara pekerja kaum milenial dan petinggi perusahaan. Hal ini, menurut Haryo, disebabkan karena adanya perbedaan pola pikir antara petinggi perusahaan yang kebanyakan merupakan gen X dengan pekerjanya yang merupakan generasi milenial.

Hal terakhir adalah tidak dirasakannya nilai visi dan misi oleh generasi milenial dalam pekerjaan sehari-hari.

Nilai-nilai perusahaan yang tertempel di dinding perusahaan tidak dapat diterapkan dalam pekerjaan.

"Kesalahan presepsi perusahaan terhadap generasi milenial adalah menyediakan kantor yang menyerupai taman bermain. Sebenarnya pokok permasalahannya bukan itu, melainkan kenyamanan berada di dalamnya," ujar Haryo.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

Penulis: Hefty's Suud
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved