Lelang Investasi, Kabupaten Trenggalek Beri Banyak Kemudahan Bagi Para Calon Investor

Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar lelang investasi dalam acara Jakarta Marketing Week 2019 di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (27/4/2019) mala

Lelang Investasi, Kabupaten Trenggalek Beri Banyak Kemudahan Bagi Para Calon Investor
surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Plt Bupati Trenggalek, M Nur Arifin (berdiri) menggelar lelang investasi di Kota Kasablanka, Sabtu (27/4/2019) malam. 

SURYA.co.id | JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar lelang investasi dalam acara Jakarta Marketing Week 2019 di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (27/4/2019) malam.

Berbagai penawaran khusus diberikan bagi para investor yang tertarik untuk menanam investasi di Trenggalek.

Tawaran itu, antara lain, penyediaan lahan oleh Pemkab Trenggalek. Investor yang ingin membangun tempat untuk investasi tak harus membeli dan mencari tanah sendiri. Tanah aset pemkab dapat dipakai dengan cara kerja sama.

“Di Trenggalek, daerah tanah datarnya hanya 30 persen. Agak susah cari tanah untuk investasi. Saya pernah punya pabrik di Mojokerto, di Kediri. Waktu di Trenggalek, harganya dua kali lipat. Ini bapak-ibu yang mau investasi tidak harus membeli tanah. Kami yang menyediakan,” kata Plt Bupati Trenggalek M Nur Arifin.

Hadir dalam lelang investasi itu, puluhan perwakilan perusahaan di Jakarta. Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Trenggalek juga berkumpul di sana.

Selain itu, ditawarkan juga pembebasan pajak selama 2 atau 3 tahun pertama investasi. Pria yang akrab disapa Ipin itu menjamin, pajak-pajak yang biasanya dipungut oleh pemerintahan bakal dibebaskan. Termasuk yang berhubungan dengan dokumen Izin Memdirikan Bangunan (IMB).

“Begitu (investasi) masuk, saya jamin kami yang akan jalan. Bapak tinggal input aja. Saya pastikan tidak ada gratifikasi atau macem-macem,” ungkap Ipin.

Daya tarik lainnya, Pemkab Trenggalek membuka peluang investasi tanpa perjanjian bangun guna serah alias Build Operate Transfer (BOT) di lahan milik pemerintah darah. “Mau investasi seratus tahun pun tidak masalah,” imbuhnya.

Hanya saja, ia meminta agar ada pelibatan masyarakat dalam investasi yang bakal ditanam. Perjanjian soal pelibatan ini bisa disepakati jika pelaksanaan investasi sudah dimantapkan. Permintaan ini lantaran, kemiskinan di Kabupaten Trenggalek masih tergolong tinggi dibanding rata-rata nasional. Ia berharap, pelibatan masyarakat dapat mendongkrak ekonomi mereka.

Sepuluh perwakilan perusahaan juga diundang ke Kabupaten Trenggalek untuk melihat kondisi riil potensi investasi di sana. Rencananya, kunjungan undangan itu bakal berlangsung setelah Lebaran.

Untuk memastikan investor, Plt Bupati juga menjelaskan potensi-potensi Trenggalek saat ini. Selesainya pembangunan tol Trans Jawa berpengaruh terhadap akses menuju daerah itu. Pembangunan Jalur Lintas Selatan dan rencana pembangunan bandara di Kediri turut menunjang akses ke Trenggalek. 

Komentar Beberapa Perwakilan Perusahaan soal Peluang Berinvestasi di Kabupaten Trenggalek

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved