Berita Pacitan

60 Koperasi di Pacitan Belajar Perpajakan dan RK-RAPBK di UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Timur 

UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur mengadakan pelatihan, diikuti 60 koperasi di Kabupaten Pacitan

60 Koperasi di Pacitan Belajar Perpajakan dan RK-RAPBK di UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Timur 
Istimewa
Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, Imam Sutrisno didampingi para pemateri saat foto bersama peserta di Hotel Graha Prima Pacitan, Senin (22/4/2019)   

 
SURYA.co.id | PACITAN – UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur mengadakan pelatihan, diikuti 60 koperasi di Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, dimulai pada 22 April hingga 24 April 2019, bertempat di Hotel Graha Prima Pacitan, Jalan Pacitan -Solo KM 2, Pacitan.

Pada pelatihan kali ini para peserta terbagi dalam dua kelas. Masing-masing 30 orang mendapat materi pelatihan mengenai Perpajakan dan 30 orang untuk materi RK-RAPBK. Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, Imam Sutrisno mengatakan, Pacitan dipilih sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan pelatihan lantaran dianggap memiliki potensi.

"Pacitan ini merupakan kabupaten terluar di bagian Jawa Timur, dan ini merupakan potensi, ibarat batu akik yang indah sekali, namun belum dipoles. Kami ingin potensi koperasi di Pacitan juga berkembang seperti kabupaten yang lain," kata Imam saat membuka acara, Senin (22/4/2019).

Dia mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan SDM koperasi, khususnya terkait perpajakan. Sebab, selama ini banyak pengurus koperasi yang masih belum paham mengenai aturan perpajakan, sehingga mendapatkan sanksi denda atau pinalty.

"Jangan sampai mereka itu kena pinalti karena mencatat tidak benar, setiap transaksi harus sesuai dengan aturan. Jadi dengan pelatihan ini, harapannya mereka bisa mengerti secara benar, mengenai perpajakan. Mereka harus paham peraturan yang mendasarinya," jelasnya.

Selain itu peserta juga akan mendapatkan materi pelatihan Penyusunan Rencana Kerja Koperasi (RK) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (APBK).
"Para peserta juga mengikuti kegiatan pelatihan penyusunan RK yang benar sesuai dengan norma, sesuai aturan dan akuntable," imbuhnya.
Dia mengatakan, selain di Pacitan, kegiatan serupa juga dilakukan di beberapa daerah. Di antaranya Madiun, Malang, dan Mojokerto.

"Kegiatan pelatihan ini juga dilakukan di beberapa wilayah di jawa Timur, sesuai dengan pemetaan, kebutuhan dan permintaan daerah. Sebab, anggaran untuk kegiatan pelatihan juga  terbatas sehingga perlu dilakukan skala prioritas," tambahnya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pacitan, Eny Setyowati mengapresiasi kegiatan yang dilakukan UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan ini menjadi jawaban bagi para pengurus koperasi di Pacitan.
Dia mengatakan, perpajakan merupakan sebuah tantangan bagi pengurus koperasi di Pacitan. Karena saat ini, masih ada beberapa koperasi menghindari pajak karena tidak tahu cara menghitung pajak yang benar.

"Harapan kami, ke depan pengurus koperasi tidak perlu takut, tidak perlu kuatir. Hari ini kita akan diajari, bagaimana menghitung pajak yang dikenakan. Setelah ini jangan sampai ada koperasi yang kena denda yang tentunya merugikan koperasi,"kata Eny.

Dia menambahkan, melalui pelatihan ini, ke depan koperasi di Pacitan juga harus mengembangkan usahanya. Tidak hanya usaha simpan pinjam, tetapi juga berbisnis.
"Koperasi juga identik bisnis, bukan hanya sosial. Kita bisa mengikuti penanaman modal, bekerjasama dengan Bumdes. Di Pacitan selama ini hanya simpan pinjam," ujarnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan. Pelatihan yang digelar tiga hari ini akan diisi tiga pemateri dari Widyaiswara UPT Pelatihan Koperasi dan UKM, Maris Abd Muluk, Ratna Saktidjaningdijah dan Nina Sulistyo Utami. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved