Kuliner

Kuliner Ulat Jedung Berukuran Jumbo, Diberi Bumbu Bacem atau Dibakar, Rasanya Gurih

Ulat jedung yang memiliki dominasi warna hijau dengan bulu sedikit dan lembut dan ukurannya sebesar jempol orang dewasa

Kuliner Ulat Jedung Berukuran Jumbo, Diberi Bumbu Bacem atau Dibakar, Rasanya Gurih
kompas.com
Ulat jedung yang banyak dikonsumsi warga Padukuhan Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, Yogyakarta 

SURYA.co.id - Banyak yang geli dan tak berani memegang ulat berukuran besar.

Nyatanya, warga di Gunungkidul Yogyakarta justru memanfaatkan ulat berukuran jumbo ini menjadi kudapan.

Ulat yang biasa disebut ulat jedung ini menjadi makanan unik karena tidak setiap hari ada

Seperti masyarakat di Padukuhan Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul.

Warga setempat sudah terbiasa mengolah ulat dan kepompong yang berukuran cukup besar dan dilakukan turun temurun.

Ulat jedung yang memiliki dominasi warna hijau dengan bulu sedikit dan lembut dan ukurannya sebesar jempol orang dewasa ini, diolah dengan bumbu bacem, ataupun gurih.

Warga juga memasaknya dengan cara dibakar, tergantung selera.

Saji (58), salah seorang warga Dusun Singkil mengatakan, untuk diolah menjadi makanan, ulat jedung masuk fase menuju kepompong, ataupun sudah menjadi kepompong.

Untuk mencari ulat jedung tidak mudah. Butuh kejelian karena ulat hidup di antara pepohonan.

Ulat yang sudah akan menjadi kepompong biasanya hidup dalam daun kering.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved