Berita Ekonomi Bisnis

Pelabuhan Pintu Gerbang Ekonomi Nasional, sejak Maret 2019 JICT Layani Alih Muat Kargo Internasional

Pelabuhan pintu gerbang ekonomi nasional, sejak Maret 2019 JICT layani alih muat kargo internasional.

Pelabuhan Pintu Gerbang Ekonomi Nasional, sejak Maret 2019 JICT Layani Alih Muat Kargo Internasional
foto: istimewa
Jakarta International Container Terminal (JICT) sejak Maret membuka layanan alih muat kargo internasional. 

SURYA.co.id | Sebagai Negara kepulauan, Indonesia menyimpan potensi besar terlebih letaknya yang strategis karena berada di persilangan jalur perdagangan internasional.

Pelayaran menjadi sektor penting dalam menyokong kehidupan sosial, ekonomi, pemerintahan, pertahanan, keamanan, dan budaya untuk menyatukan pulau-pulau yang terpisah dengan lautan luas.

Seperti ditegaskan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) mengenai pentingnya pelabuhan untuk mendukung industri dan perekonomian. Apalagi pemerintah ingin mengembangkan poros maritim.

Untuk itu pemerintah telah bekerja keras untuk menyediakan infrastruktur dan fasilitas pelabuhan yang mumpuni serta kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia.

Merujuk data World Economic Forum dalam laporan “The Global Competitiveness Report 2018” rating pelabuhan Indonesia menduduki peringkat 41 dari 140 negara, sedangkan tingkat efisiensi dari pelabuhan menduduki peringkat 61.

Naiknya score Indonesia di pilar Infrastruktur khususnya di pelabuhan membawa Indonesia menduduki peringkat 45, naik 2 peringkat dari tahun sebelumnya. Dan di Asia Tenggara, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dalam peringkat 4 setelah Singapur, Malaysia dan Thailand.

Usaha keras pemerintah salah satunya dengan memberi persetujuan melalui Ditjen Bea dan Cukai beberapa waktu lalu kepada Jakarta International Container Terminal (JICT) untk melayani alih muat kargo internasional mulai Maret 2019.

Dalam surat tersebut disebutkan pula bahwa JICT menjadi dedicated area untuk perpindahan barang antar terminal (cross terminal movement) ke PT JICT dan TPK Koja.

Dengan persetujuan otoritas kepabeanan, semua kapal dari luar negeri yang akan melakukan transshipment ke pelabuhan di Negara tujuan berikutnya dapat melakukannya lewat JICT.

Layanan transshipment internasional akan membawa dampak efisiensi bagi rantai logistik Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Yoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved