Press Release

Order Go Food Tumbuh 700 Persen Dalam Dua Tahun Terakhir

Dalam 2 tahun terakhir, order makanan via Go Food di Indonesia mengalami lonjakan hingga 7 kali lipat atau 700 persen.

Order Go Food Tumbuh 700 Persen Dalam Dua Tahun Terakhir
ist
Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Food Officer Gojek Group, saat berada di stan kuliner yang banyak menggunakan jasa Go-Food. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015, Go Food kini telah berkembang menjadi layanan online food delivery nomor satu di Indonesia dan Asia Tenggara dengan menggandeng lebih dari 400.000 mitra merchant, dengan 96 persen diantaranya merupakan UMKM kuliner. 

"Go-Food kini menguasai pangsa pasar online food delivery di Indonesia yang mencapai 80 persen atau minimal 4 kali lipat lebih besar dari penyedia layanan sejenis. Hal ini juga didukung kuat oleh jumlah order Go-Food yang tumbuh tujuh kali lipat dalam dua tahun terakhir," jelas Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Food Officer Gojek Group, dalam rilis yang diterima Selasa (23/4/2019).

Tidak hanya menjadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kuliner, Go-Food juga memberikan kontribusi yang signifikan pada perekonomian Indonesia, yaitu sebesar Rp 18 triliun, menurut hasil riset Lembaga Demografi FEB UI (LD FEB UI) baru-baru ini.

Riset ini juga melansir bahwa peningkatan volume dan omzet bisnis memacu mitra UMKM untuk terus mengembangkan usahanya. Hal ini ditunjukkan dari 85 persen responden UMKM yang menginvestasikan kembali pendapatannya dari Go-Food ke dalam usaha mereka.

Merayakan keberhasilan ini, Go-Food kembali menggelar Hari Kuliner Nasional (HARKULNAS) Go-Food untuk mengapresiasi puluhan ribu merchant, jutaan driver dan puluhan juta pelanggan setia yang turut berperan dalam mendorong kontribusi ekosistem Go-Food kepada perekonomian Indonesia.

"Program Harkulnas Go-Food, tahun kedua ini dilakukan selama 20 hari, di 16 kota di seluruh Indonesia, lebih panjang periode dan cakupan kotanya dibandingkan dengan tahun lalu," tambah Catherine.

Berkat teknologi Gojek, mitra merchant Go-Food dapat terus mengembangkan skala bisnisnya. Mitra UMKM Go-Food rata-rata mengalami peningkatan omzet 3,5 kali lipat sejak mereka bergabung.

“Bukan tidak mungkin, usaha mitra merchant yang terus berkembang ini akan menciptakan lapangan kerja baru yang mampu menyerap ribuan bahkan jutaan tenaga kerja,” imbuh Catherine.

Keandalan teknologi jadi alasan utama merchant bermitra dengan Go-Food dibanding dengan penyedia layanan sejenis.

Kepemimpinan pasar Go-Food di industri pesan-antar makanan online diperkuat oleh preferensi merchant terhadap kemitraan Go-Food yang dinilai paling menguntungkan karena keandalan teknologinya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved