Lifestyle

Jadi Ratu Sehari Berkat Puteri Solo, Makeup Artis Suzy Trisna Aplikasikan Riasan Pengantin Jawa

Jadi ratu sehari berkat Puteri Solo, mak eup artist Suzy Trisna Aplikasikan riasan pengantin jawa.

Jadi Ratu Sehari Berkat Puteri Solo, Makeup Artis Suzy Trisna Aplikasikan Riasan Pengantin Jawa
surya.co.id/wiwit purwanto
MANGLINGI - Tata rias manten Puteri Solo yang membuat pangling. 

SURYA.co.id | SURABAYa - Adat tradisional seperti pengantin jawa tidak kalah bersaing dengan pengantin ala garden atau minimalis.

Makeup artis kenamaan Surabaya, Suzy Trisna mengaplikasikan riasan pengantin Jawa ini menjadikan sang manten Puteri bak ratu sehari.

Wajah model Liadonggy yang mengenakan kebaya dari Hendy Setiawan dan sanggul Yohanes Soelarso, manglingi dan cantik. Bicara riasan untuk pengantin Jawa, tentunya banyak ragamnya, dari khas Solo, Yogyakarta, Banyuwangi, dan daerah lainnya.

“Masing-masing daerah memiliki khasnya sediri. Terutama pengantin wanita, Paes Solo Putri mengusung konsep riasan yang bernuansa sakral dan ningrat,” kata Suzy Trisna.

Paes atau lekukan hitam di bagian dahi yang dibuat seakan menyatu dengan rambut yang tersanggul, adalah bagian penting dalam memilih. pengantin adat Jawa.

Namun paes bisa juga tidak berwarna hitam, ada juga beberapa yang berwarna hijau atau bertabur emas. Tiap lekukan di paes ini memiliki makna dan filosofi bahkan doa tersendiri, diantaranya.

Gajahan
Lekukan paling lebar di bagian tengah dahi, menyerupai huruf U ini disebut dengan gajahan. Paes ini bermakna seorang perempuan akan dihormati dan ditinggikan derajatnya setelah menikah, apalagi setelah ia menyandang status sebagai seorang istri.

Pengapit
Paes dua meruncing di bagian kanan dan kiri gajahan disebut pengapit. Bentuk ini dianalogikan sebagai pengendali gajahan agar terus berjalan lurus ke depan.
Maknanya, meski banyak rintangan menghadang saat berumah tangga, tetap berjalan lurus sesuai tujuan.

Penitis
Lekukan ada di sebelah pengapit, ukurannya ebih kecil dan tidak runcing punya. Maknanya semua hal harus ada tujuannya dan dilakukan secara efektif.

Godheg
Ada di samping telinga yang disebut godheg ini melambangkan kebijaksanaan. Harapannya pengantin bijaksana setelah menikah. Kebijaksanaan akan membuat rumah tangga adem ayem.

Cithak
Adalah tanda kecil di dahi, letaknya di antara alis. Memiliki makna perempuan harus setia dan fokus pada tugasnya.

Cundhuk mentul
Hiasan berupa tusuk emas berjumlah ganjil sekitar 5-9. Biasanya dipasang di atas kepala bagian belakang.
Cundhuk mentul melambangkan kehidupan pernikahan yang selalu disinari cahaya matahari.

Alis menjangan
Pada bagian alis dibuat seperti tanduk menjangan yang bercabang. Maknanya agar perempuan memiliki 3 karakter menjangan cerdik, cerdas, tapi tetap anggun.

Sementara ada juga dalam perkembangan paes Solo yang dimodifikasi dengan kebaya bergaya modern.

Pengantin Puteri bisamemilih setelan kebaya dengan warna yang beragam. Misalnya dengan tambahan detail ekor panjang pada kebaya.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved