Advertorial

DPRD Kota Malang Ingatkan Pemkot Malang agar SILPA Tidak Tinggi

Mayoritas fraksi partai politik di DPRD Kota Malang menanggapi besarnya sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) Pemkot Malang

DPRD Kota Malang Ingatkan Pemkot Malang agar SILPA Tidak Tinggi
surya/benni indo
Ketua DPRD Kota Malang, Bambang Heri Susanto, saat menandatangai LKPJ Wali Kota Malang Tahun Anggaran 2018 

SURYA.co.id | MALANG – Mayoritas fraksi partai politik di DPRD Kota Malang menanggapi besarnya sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) Pemkot Malang. Dewan pun menyarankan agar Pemkot Malang bisa melakukan efisiensi anggaran di periode selanjutnya.

Pandangan fraksi partai politik di DPRD Kota Malang itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang Penyampaian Pendapat Fraksi terhadap LKPJ Wali Kota Malang Tahun Anggaran 2018 yang dilanjutkan dengan penyampaian rekomendasi LKPJ Wali Kota Malang Tahun Anggaran 2018, Senin (15/4/2019).

Fraksi Gerindra yang dibacakan HM Ula, menjelaskan jika angka pengangguran terbuka dan tingkat kemiskinan Kota Malang dalam LKPJ tidak disertai data atau faktor-faktor penyebabnya. Hal ini dinilai sebagai laporan yang kurang detail.

Tidak hanya itu, DPRD Kota Malang juga mengkritisi indikator RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah) 2018 yang belum tepat sasaran di tingkat Rencana Kerja (Renja).

Masih banyak OPD yang serapannya tidak maksimal.

Sementara itu Ketua Fraksi Hanura-PKS, M Syaiful Ali Fatah, mengkritisi istilah penghematan oleh Pemkot Malang terhadap SiLPA.

Menurutnya, sisa anggaran tersebut bukan seluruhnya penghematan.

Dalam pemaparannya, dicontohkan jika nilai proyek Rp 100 M, tapi yang terpakai Rp 80 M, maka menghemat Rp 20 M.

Namun hal tersebut, menurut Fraksi PKS tidak terjadi di Pemkot Malang.

"Satpol PP terserap hanya 37,97 persen saja, lalu DPUPR serapannya sekitar 58,83 persen dan ini masih berkelit bahwa anggaran perawatan jalan hanya tersedia Rp 1,5 M. Dinas Kesehatan hanya terserap 71,60 persen," imbuh Syaiful.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved