Berita Surabaya

Jatim Berkah: Tunjangan Imam Masjid segera Cair, Kuota Penghafal Alquran Baru Terpenuhi Segini

Jatim Berkah: tunjangan imam masjid segera cair, kuota penghafal Alquran baru terpenuhi segini.

Jatim Berkah: Tunjangan Imam Masjid segera Cair, Kuota Penghafal Alquran Baru Terpenuhi Segini
surya.co.id/fatimatuz zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat di Yayasan Sekolah Khadijah, Sabtu (20/4/2019). 

SURYA.CO.ID| SURABAYA - Pemerintah provinsi Jawa Timur bersiap untuk mencairkan program Jatim Berkah yang memberikan tunjangan untuk imam masjid dan juga untuk para penghafal alquran.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Hudiyono, program pemberian tunjangan ini adalah program khusus yang diberikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Tahun ini ada 11 ribu imam masjid dari banyak daerah, mulai pesisir, pinggiran sampai pegunungan diberikan tunjangan oleh Pemprov Jawa Timur, pemberian tunjangan ini baru dimulai tahun ini inisiasi dari gubernur Khofifah," kata Hudiyono, Minggu (21/4/2019).

Besaran tunjangan yang diberikan pemprov kepada para imam masjid itu senilai Rp 150 ribu per bulan atau sebesar Rp 1,8 juta setahun. Tunjangan ini diberikan pemerintah dari anggaran APBD Pemprov Jawa Timur.

"Sekarang sedang proses pencairan, bulan ini cair," kata Hudiyono.

Lebih lanjut selain memberikan tunjangan bagi imam masjid program Jatim Berkah juga memberikan tunjangan bagi para penghafal quran atau hafidz. Nilainya sama yaitu sebesar Rp 150 ribu per bulan atau Rp 1,8 juta per tahun.

Sedang 4.000 penghafal quran yang ditarget akan menerima tunjangan, tetapi sampai saat ini yang lolos seleksi baru 2.026 orang. Sehingga slot kuota penerima tunjangan belum penuh.

"Untuk penerima tunjangan penghafal quran ada tesnya, ada seleksinya. Mereka diseleksi untuk bacaannya, hafalannya oleh ahli alquran, dan begitu lolos akan terdata sebagai penerima tunjangan," tegasnya.

Mereka yang bisa menerima tunjangan ini juga termasuk pengajar quran, namun yang juga memiliki hafalan quran. Mereka dipersilahkan untuk mendaftar ke Pemprov agar bisa membantu pemprov dalam memberikan tunjangan pada penghafal quran.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah Indar Parawansa sempat mengatakan bahwa pihaknya sengaja membuat program Jatim Berkah untuk kemaslahatan masyarakat Jawa Timur.

Menurutnya memberikan tunjangan ini adalah salah satu untuk mengetuk dan meminta keberkahan anggaran negara agar bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan rakyat.

"Kita ingin memberikan tetesan kesejahteraan pada mereka, para imam masjid, dan para mereka yang menjaga alquran," kata Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved