Pemilu 2019

Secara Nasional Suara Demokrat Turun, Pakde Karwo Tetap Optimistis  Suara Provinsi Meningkat

Secara nasional suara Demokrat turun, Pakde Karwo tetap Optimistis suara provinsi meningkat.

Secara Nasional Suara Demokrat Turun, Pakde Karwo Tetap Optimistis  Suara Provinsi Meningkat
surya.co.id/bobby constantine koloway
Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Demokrat masih optimistis suara di Jawa Timur dapat meningkat. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jatim bahkan menyebut ada peningkatan kursi sebanyak tujuh kursi menjadi 18 kursi. 

"Hasil survei (quick count) kami berdasarkan saint league bisa mencapai 18 kursi atau 15 persen dari kursi DPRD Jatim. Bahkan, ada peluang bisa lebih," kata Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo di Surabaya.  

Apabila Demokrat memperoleh 18 kursi memang meningkat dari perolehan Demokrat di pemilu 2014. Di pemilu tersebut, Demokrat mendapatkan 13 kursi dari 11 dapil di Jatim. 

Menurutnya, dengan peningkatan tersebut akan tetap menjaga partai berlambang bintang mercy ini berada di lima besar perolehan terbanyak di parlemen Jatim. "Untuk sementara masih di posisi keempat. Kami dekat dengan (perolehan) Gerindra," kata pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini.

"Bahkan, kalau yang angka (caleg) yang dibawah bisa naik, tentu bisa naik lagi. Sebab, selisihnya tidak banyak," kata mantan Gubernur Jatim dua periode ini.

Bukan hanya kursi DPRD Jatim, pihaknya juga optimis jajaran legislatif untuk DPR RI dari dapil Jatim juga meningkat. "DPR RI Hitungan sementara naik menjadi 13 kursi dari 11 dapil," kata Pakde Karwo

Menurut beberapa quick count, perolehan Demokrat di 2019 ini kembali turun dibanding pemilu 2014 silam. Menurut Litbang Kompas misalnya, Demokrat di pemilu 2019 mendapat 8,09 persen secara angka nasional. 

Sementara untuk pemilu 2014 silam, partai yang dipimpin mantan Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono ini mendapat 10,19 persen. 

Namun, pihaknya masih akan menunggu real count di Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Keputusan tetap di KPU. Namun, dari pemilu ke pemilu, empiris pemilu berjalan, survei cocok dengan tabulasi data. Ini baik, quick count menjadi kontrol," katanya. 

Pihaknya juga mengomentari hasil survei Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin. Sementara, Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang diusung Partai Demokrat, justru kalah. 

Menurut Pakde Karwo, hal itu menunjukkan kepuasan rakyat saat ini terhadap petahana. 

"Saya kira, bagaimana pun, ini menjadi kepuasan masyarakat terhadap kinerja," katanya.  

"Kepuasan masyarakat membuat massa yang yang mengambang, memberikan pilihan. Tentu didasarkan pada manfaat di dalam kehidupan," katanya. 

Termasuk di Jatim yang juga memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. "Di dalam teori pembangunan, yang dirasakan memang kepuasan terhadap kinerja. Kalau mereka paham antar manfaat,  mereka akan menjadi pemilih. Sebab kepuasan dari masyarakat itu berharap diteruskan (di periode berikutnya)," jelasnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved