Berita Ekonomi Bisnis

Diprediksi Naik 10 Persen, ternyata Trafik XL Axiata selama Pemilu 2019 Capai Segini

Diprediksi naik 10 persen, ternyata trafik XL Axiata selama Pemilu 2019 capai segini.

Diprediksi Naik 10 Persen, ternyata Trafik XL Axiata selama Pemilu 2019 Capai Segini
foto: istimewa
Seorang petugas saat menyelesaikan perbaikan jaringan tower seluler.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah sebelumnya diprediksi akan meningkat sekitar 5 hingga 10 persen, momen pemihan Presiden 2019 ternyata mendorong kenaikan trafik layanan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menjadi 24 persen.

"Tercatat dalam periode antara tanggal 16 - 18 April 2019, trafik data mengalami kenaikan tertinggi hingga 24 persen dibandingkan trafik hari normal. Sementara itu trafik voice naik 4 persen," jelas Tri Wahyuningsih, Group Head Corporate Communications XL Axiata, Jumat (19/4/2019). 

Kenaikan trafik data terutama didorong oleh penggunaan akses ke berbagai saluran berita yang meningkat sebesar 190 persen dibanding hari normal. Akses ke medsos seperti Facebook, Instagram, Twitter naik 6 persen, instant messenger seperti WhatsApp, Telegram, dan lainnya juga meningkat hingga 30 persen. 

"Yang menarik, akses ke games online juga naik signifikan, yaitu sampai 175 persen. Sepertinya banyak pelanggan yang memanfaatkan hari libur Pilpres untuk bersantai juga dengan main games," jelas Tri Wahyuningsih.

Sepanjang periode sehari sebelum dan setelah Pilpres 2019 kemarin masyarakat juga sangat antusias mengunggah foto dan video terkait pesta demokrasi yang berlangsung. Ini terlihat dari naiknya data berupa foto dan video yang diunggah melalui berbagai saluran digital naik hingga 7 persen. 

Data menarik lainnya, karena hari Pemilihan Presiden 2019 adalah hari libur dan berdekatan dengan hari libur Paskah dan libur akhir pekan, maka banyak warga yang memilih pulang kampung atau juga berlibur sambil sambil mengikuti pencoblosan. Hal ini terlihat dari berpindahnya lokasi pelanggan dari area lokasi awal ke area lain. 

"Khusus pelanggan di area Jabodetabek, paling banyak berpindah ke Jawa Barat. Tasikmalaya menjadi area tujuan tertinggi pelanggan asal Jabodetabek dengan 17 persen,  Garut 14 persen,  Kuningan dan Indramayu sekitar 10 persen," tandas Tri Wahyuningsih.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved