Persebaya Surabaya

Strategi Persebaya Persebaya Hadapi Jadwal Padat antara Piala Indonesia dan Liga 1 2019

Strategi Persebaya Persebaya menghadapi jadwal padat antara Piala Indonesia dan Liga 1 2019.

Strategi Persebaya Persebaya Hadapi Jadwal Padat antara Piala Indonesia dan Liga 1 2019
surya/khairul amin
Manajer Persebaya Candra Wahyudi. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Kembali bergulirnya babak delapan besar Piala Indonesia menjadikan Persebaya, salah satu tim yang lolos harus sedikit berpikir keras.

Sebab, dua laga pada Piala Indonesia kali ini, sangat berdekatan dengan kick off Liga 1 2019 yang akan dimulai 8 Mei nanti.

Sementara, Leg 1 dan 2 babak Piala Indonesia berlangsung dari 23 April hingga 3 Mei hadapi Madura United.

Masalahnya, sebelum laga ini, Persebaya sudah lakoni laga-laga berat di Piala Presiden 2019.

Dalam tentan satu bulan, sejak 12 Maret hingga 12 April, Persebaya harus bermain enam kali.

Bahkan, memasuki babak semifinal sampai final, Ruben Sanadi dkk harus lakoni empat laga hanya dalam rentan sembilan hari.

Padatnya jadwal yang dialami Persebaya di Piala Presiden 2019, hingga mengakitbatkan dua pemainnya, Ruben Sanadi dan M Hidayat alami cedera.

”Jadwal yang dihadapi Persebaya Piala Indonesia dan Liga 1 2019 sangat berat,” terang manajer Persebaya Candra Wahyudi.

Untuk itu, ditambahkan Candra, pihaknya harus lebih cermat menentukan jadwal program tim agar hadapi Liga 1 tidak keteteran.

”Kami harus menyiasati dan melakoni jadwal ini dengan sangat cermat. Kalau tidak, Persebaya tidak akan bisa tampil maksimal di Liga 1,” tambah Candra.

Kondisi berbeda tidak dialami oleh calon lawan babak delapan besar Piala Indonesia, Madura United, yang kali terakhir lakoni laga, Jumat (12/4/2019).

Padatnya jadwal, dismpaikan Candra, hingga harus membatalkan rencana pemusatan latihan Persebaya jelang Liga 1 2019.

Pemusatan itu diagendakan untuk kembali membangun chimestry pemain setelah jalani laga padat, juga mengangkat mental pemain setelah gagal di Piala Presiden 2019.

”Tim Persebaya butuh pemusatan latihan untuk menambal apa saja yang masih kurang. Kami butuh sesi untuk lebih menyatukan chemistry,” terang Candra.

”Tapi pertandingan beruntun seperti ini membuat program yang kami susun itu berantakan. Kami akan mengantisipasinya, karena fokus utama kita adalah Liga 1,” tutupnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved