Pemilu 2019

Penyebab Ratusan Warga Binaan Lapas Klas II A Pamekasan Madura Gagal Mencoblos

Penyebab ratusan warga binaan Lapas Klas II A Pamekasan Madura yang gagal mencoblos.

Penyebab Ratusan Warga Binaan Lapas Klas II A Pamekasan Madura Gagal Mencoblos
surya.co.id/kuswanto ferdian
Suasana pencoblosan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pamekasan, Rabu (17/4/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Ratusan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pamekasan tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Kepala Lapas Kelas II A Pamekasan, Hanafi mengatakan, dari sekitar seribu penghuni yang menjadi warga binaannya hanya sebagian saja yang bisa menggunakan hak suaranya.

“Ada seribu penghuni di Lapas Klas II A Pamekasan ini, namun yang bisa mencoblos hanya 384 orang. Sedangkan sisanya tidak bisa menggunakan hak suaranya,” kata Hanafi saat ditemui di Lapas Klas II A Pamekasan, Rabu (17/4/2019).

Hanafi sangat menyayangkan karena banyak warga binaannya yang tidak dapat menggunakan hak suaranya. 

Padahal menurutnya para napi itu juga memiliki hak yang sama untuk memilih.

“Seharusnya ada kebijakan khusus untuk orang-orang yang khusus seperti ini, karena dari putusan pengadilan mereka tidak dicabut hak pilihnya,” keluhnya.

Kedepan ia berharap pemerintah khususnya KPU memberikan kebijakan khusus terhadap para warga binaan lapas agar pada pelaksanaan pesta demokrasi yang dilakukan secara serentak di Indonesia, semua warga bisa menyalurkan hak suaranya.

Menurut Hanafi, pihaknya sudah melakukan segala upaya dan melaporkan tentang permasalahan tersebut ke KPU setempat.

Namun, hingga pelaksanaan pemungutan suara, masih banyak warga binaan Lapas klas II A Pamekasan yang tidak bisa menyalurkan suaranya.

Sedang dalam pelaksanaanya, proses pemungutan suara di Lapas Klas II A Pamekasan sedikit mengalami keterlambatan.

Pasalnya terjadi kesalahan teknis yakni tertukarnya surat suara dengan TPS lain, sehingga proses pelaksanaan pencoblosan molor hingga dilaksanakan pukul 09.00 WIB.

“Pelaksanaan pemungutan suara di Lapas ini memang sempat tertunda sekitar 2 jam, hal ini dikarenakan tertukarnya surat suara dari TPS 18 yang ada disini (lapas) dengan TPS 20 (diluar lapas),” pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved