Berita Surabaya

Ernest Prakasa Bagi Kisah sejak Kecil Korban Bullying Kepada Ratusan Siswa dan Mahasiswa di Surabaya

Ernest Prakasa bagi kisah sejak kecil korban bullying kepada ratusan siswa dan mahasiswa di Surabaya.

Ernest Prakasa Bagi Kisah sejak Kecil Korban Bullying Kepada Ratusan Siswa dan Mahasiswa di Surabaya
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ernest Prakasa berbagi kisa kepada ratusan Siswa SMA dan mahasiswa UPH Surabaya, Selasa (16/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penulis skenario, sutradara, sekaligus komika, Ernest Prakasa membangkitkan semangat ratusan siswa SMA dan mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) melalui cerita hidupnya, Selasa (16/4/2019).

Juara tiga Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 2011 itu bercerita bagaimana profesinya selama ini cukup mengasyikkan dan berpengaruh.

Kehadiran Ernest pada momen diskusi bertajuk Impacting Lives 'What Should Millennials do?' di kampus UPH Surabaya itu bertujuan membuka wawasan millennials bagaimana sebuah profesi bisa memengaruhi kehidupan orang banyak.

"Melalui film Ngenest, gue mencoba menceritakan apa yang pernah gue alami sejak kecil, gue korban bullying sejak SD," kisahnya.

Pengalaman itu, katanya , dituangkan dalam tulisan skenario dan menjadi sebuah karya, karya itu  dimulai dari sebuah keresahan dan kejujuran.

Di tengah-tengah keseruan cerita Ernest, beberapa peserta diskusi yang kebanyakan adalah siswa SMA Surabaya dan sekitarnya tertarik untuk bertanya.

Sebagian besar mereka menanyakan kunci sukses Ernest bisa sampai seperti saat ini, sekalipun tidak sedikit orang yang mencela karyanya.

"Dengerin omongan orang itu rumit. Koreksi diri aja, nggak semua kritikan itu negatif. Kita harus belajar memilah, walaupun omongannya pedas dan menyakitkan, yang penting kita sudah melakukan sesuatu. Itu melatih mental," tambah Ernest, secara tidak langsung mengatakan mental kuat menjadi modal untuknya tetap bisa berkarya hingga saat ini.

Salah satu peserta, Shella Ayu Puspitasari S, Mahasiswa Akutansi UPH mengaku terkesan dengan kedatangan Ernest.

Menurut mahasiswa berambut panjang ini, bagi millennials tidak perlu takut mencoba sesuatu, karena setiap orang tidak pernah tahu apa yang jadi masa depan mereka.

"Sama dengan Ko Ernest, kita harus berani mencoba hal-hal baru, jangan takut buat coba karna kita gak tau apa yg terjadi atau hasilnya nanti. Untuk mendukung hal baru itu, kita harus cari orang yang emang selaras sama passion kita. Kehadiran orang-orang ini penting untuk memberikan kritik dan support," kata Shella usai diskusi. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved