BPJS Kesehatan Jember Bayar Utang Rp 111 Miliar

BPJS Kesehatan kantor cabang Jember membayar klaim dan kapitasi sebesar Rp 111 miliar sepanjang April 2019 untuk faskes di Jember dan Lumajang.

BPJS Kesehatan Jember Bayar Utang Rp 111 Miliar
surya/ahmad zaimul haq
ilustrasi 

SURYA.co.id | JEMBER - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Jember membayarkan klaim dan kapitasi sebesar Rp 111 miliar sepanjang bulan April 2019 untuk fasilitas kesehatan di Kabupaten Jember dan Lumajang.

Pembayaran kapitasi dan klaim itu untuk 201 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan 18 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). 18 FKRTL itu terdiri atas 17 rumah sakit dan satu unit klinik utama.

"Semuanya berada di wilayah Jember dan Lumajang. Kapitasi itu untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas. Dari Rp 111 miliar itu, jumlah kapitasinya sebesar Rp 13 miliar," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember Tanya Rahayu, Selasa (16/4/2019).

Sisa dari Rp 13 miliar itu merupakan klaim dari fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Klaim terbesar berasal dari RSD dr Soebandi Jember. Rata-rata klaim dari RS daerah milik Pemkab Jember itu per bulannya sekitar Rp 8 miliar.

Pembayaran kapitasi dan klaim oleh BPJS Kesehatan Jember ini seiring dengan adanya penggelontoran dana dari BPJS Kesehatan sebesar Rp 11 triliun untuk membayar utang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan.

"Ke depan, semoga pemerintah akan terus menjaga sutanabilitas program JKN-KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami berterimakasih kepada penyedia layanan sekaligus mohon maaf serta apresiasi atas kerjasamanya," imbuh Tanya.

Dengan dibayarkan utang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan itu, lanjut Tanya, diharapkan fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang di regulasi.

"Pelayanan kesehatan kepada pasien dari fasilitas kesehatan kami harapkan semakin optimal," tegas Tanya.

Setiap Bulan, BPJS Kesehatan Dapat Tagihan Rp 30 Miliar Dari RSUD Sidoarjo

Teller BRI di Mojokerto Kuras Uang Nasabah Hampir Rp 2 miliar. Begini Modusnya

Anggotanya Tertangkap Dengan Uang Rp 250 Juta, Gerindra Bantah Ada Money Politic

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved