Berita Surabaya

Wali Murid SMP Surabaya Keluhkan Sistem Zonasi PPDB 2019, Ini Permintaan Mereka

Dengan mewakili siswa dari SMP di Surabaya, Jos berharap aturan untuk Surabaya zonanya bisa dirubah.

Wali Murid SMP Surabaya Keluhkan Sistem Zonasi PPDB 2019, Ini Permintaan Mereka
surya.co.id/sulvi sofiana
Komunitas Peduli Pendidikan Anak SMP Se-Surabaya mendatangi kantor Dinas Pendidikan Jatim di Jalan Gentengkali 33, Senin (15/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wacana zonasi pada PPDB 2019 untuk SMA negeri yang sempat dilontarkan Gubernur Jatim mendapat respon dari perwakilan wali murid SMP di Kota Surabaya.

Sejumlah wali murid beberapa SMP di kota Surabaya yang tergabung dalam Komunitas Peduli Pendidikan Anak SMP Se-Surabaya mendatangi kantor Dinas Pendidikan Jatim di Jalan Gentengkali 33 untuk menanyakan kejelasan skema PPDB 2019.

Jospam Agus Hariana, koordinator wali murid mengungkapkan kedatangan mereka untuk meminta informasi dari kepala dinas terkait sistem PPDB 2019.

Siswa SD Hamili Siswi SMA di Probolinggo, Ada Hubungan Kerabat, Lahirkan Bayi Prematur

Viral di WhatsApp (WA), Video Hubungan Intim Wanita Pegawai Kemenag Sleman & Kronologinya

11 FAKTA TERBARU Pelaku Mutilasi Guru Honorer Asal Kediri, Tetap Dihabisi Meski Mengaku Saling Cinta

Tes Kepribadian - 8 Kebiasaan ini Ungkap Watak Seseorang, Dari Sering Main HP hingga Kebiasaan Telat

Pasalnya, siswa dan wali murid cukup khawatir dengan isu yang beredar sejak tahun lalu akan berlangsung PPDB yang merujuk Permendikbud nomor 51.

Hal ini berarti PPDB akan menganut satu zonasi dan kesempatan untuk zonasi luar berkurang.

"Makanya kami ke sini niatnya ketemu kepala dinas, tapi ternyata beliau belum terima surat dari kami. Jadi saat ini kami juga belum dapat informasi dari kepala dinas, dua hari lagi akan kami tanyakan lagi proses PPDB-nya," urainya ditemui di halaman kantor Dindik Jatim, Senin (15/4/2019).

Jos mengungkapkan kegelisahan akan sistem zonasi ini karena tidak sesuai dengan undang-undang yang setiap warga negara punya hak yang sama untuk memilih sekolah bermutu tidak terbatas di zonasinya.

"Rilis kementrian menyebutkan, sekolah yang terbaik dan bermutu di Kota Surabaya mencakup lima SMA, ada SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, SMAN 6, dan SMAN 15.

Kalau empat sekolah sudah masuk dalam satu zona, maka anak-anak di luar zona tidak memiliki kesempatan untuk mendapat pendidikan berkualitas,"ujarnya.

Dengan mewakili siswa dari SMP di Surabaya, Jos berharap aturan untuk Surabaya zonanya bisa dirubah.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved