Relawan Japri Kampanye, Ajak Milenial Ikut Mengawasi Jalannya Pemilu

Aplikasi berbasis Android, Jaringan pemantau dan Riset (Japri) diluncurkan pada Maret 2018. Ini memudahkan masyarakat melaporkan pelanggaran pemilu

Relawan Japri Kampanye, Ajak Milenial Ikut Mengawasi Jalannya Pemilu
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Relawan Japri menyosialisasikan aplikasi pelaporan pelanggaran Pemilu berbasis Android. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Aplikasi berbasis Android, Jaringan pemantau dan Riset (Japri) diluncurkan pada Maret 2018. Aplikasi ini bersifat terbuka, untuk menjaring peran masyarakat mengawasi jalannya Pemilu 2019.

Aplikasi ini bersinergi langsung dengan Badan Pengawas Pemili (Bawaslu) dan Gakkumdu.

Di tampilan aplikasi ini, berisi berita, kampanye, isu, pelanggaran dan kontak Japri.

Di bawah tampilan itu, ada setiap tahapan pemilu.

Masyarakat bebas mengunduh dan melaporkan setiap bentuk pelanggaran, lewat opsi “pelanggaran”.

“Ini memudahkan masyarakat untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran,” terang Koordinator Japri Tulungagung, Andi Mahifal, Senin (15/4/2019).

Kuda Jadi Penolong Distribusi Logistik ke TPS Sulit di Jember

Pasukan Pengaman Pemilu kini Digeser ke TPS, Polres Tulungagung Kerahkan Personel Sebanyak ini

Untuk mengenalkan aplikasi ini, Andi bersama 9 relawan Japri lainnya aktif mendatangi lokasi nongkrong kelompok milenial.

Mereka menunjukkan cara mengoperasikan aplikasi, hingga mengisi formulir pelaporan pelanggaran.

Kelompok milenial sengaja dipilih, karena mereka adalah sasaran kampanye para caleg dan tims pemenangan capres.

“Lewat aplikasi ini, mereka tidak hanya terlibat dukung mendukung. Tapi secara ektif mereka juga bisa memantau Pemilu,”sambung Andi.

Secara aktif relawan Japri akan memantau beberapa wilayah yang dianggap rawan pelanggaran selama Pemilu.

Salah satunya adalah serangan fajar, atau politik uang untuk memengaruhi pilihan masyarakat.

“Kalau saat ini pelanggaran yang banyak ditemui, adanya APK (alat peraga kampanye) yang masih dipasang di masa tenang,” pungkas Andi. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved