Dari 171 SMP di Jombang, Masih Ada 17 Sekolah Ikut UNBK dengan Menumpang

Dari total 171 SMP di Jombang, ternyata masih ada 17 lembaga yang terpaksa akan mengikuti UNBK dengan cara menumpang di sekolah lain.

Dari 171 SMP di Jombang, Masih Ada 17 Sekolah Ikut UNBK dengan Menumpang
surabaya.tribunnews.com/sutono
(foto dok) Para siswa MTs Negeri Tambakberas Jombang mengikuti UNBK pada 2018 lalu. 

SURYA .co.id | JOMBANG - Para siswa kelas III dari sebanyak 171 SMP di Jombang, Jawa Timur, dipastikan akan mengikuti UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yang akan dilaksanakan mulai 22 April 2019 mendatang.

Namun dari total 171 SMP tersebut, ternyata masih ada 17 lembaga yang terpaksa akan mengikuti UNBK dengan cara menumpang di sekolah lain.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Jombang, Budi Nugroho. Dia menjelaskan, 17 sekolah yang menumpang ini seluruhnya SMP swasta.

Mereka nantinya akan menggunakan fasilitas milik beberapa lembaga sekolah menengah kejuruan (SMK) yang sebelumnya telah melakukan nota kesepahaman (MoU=Memorandum of Understanding) dengan Dispendikbud.

“Target kami memang kami memang seratus persen UNBK. Tetapi karena ada yang mampu memenuhi sarana prasarana dan yang belum mampu, maka ada yang melaksanakan secara mandiri namun ada yang menumpang. Yang menumpang ini ada 17 lembaga,” ujarnya kepada Surya.co.id, Minggu (14/4/2019).

Tak Punya Tangan Sama Sekali Tak Menyurutkan Teguh Mengerjakan UjianTulis Berbasis Komputer

Setelah Isi Bensin, Motor Mahasiswa Universitas Trunojoyo Tiba-tiba Terbakar

Perempuan yang Membakar Mertuanya Hingga Tewas Akan Dibawa ke Psikiater. Sakit Jiwa?

Tetapi menurut Budi, secara umum semua siap melakukan UNBK. Kesiapan untuk UNBK diantaranya ditandai telah dilakukannya uji coba pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (USBNBK) dan prosesnya berjalan lancar.

Ditambahkan Budi, meskipun masih ada 17 SMP yang menumpang di sekolah lain dalam menggelar UNBK, namun ini sebuah kemajuan dari tahun 2018 lalu.

"Pada 2018 lalu, hanya 45 persen SMP yang sanggup menggelar UNBK secara mandiri," kata Budi Nugroho.

Jumlah SMP di Jombang sendiri total sebanyak 161 lembaga. Rinciannya, 48 SMP negeri dan 123 SMP swasta.

Dari jumlah itu, 17 SMP swasta masih menumpang UNBK di sekolah lain.

Hal ini berkebalikan dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Jombang. Dari total 130 MTs, seluruhnya siap melaksanakan UNBK. Rinciannya, untuk MTs Negeri 17 sekolah dan untuk MTs Swasta 113 sekolah.

"Secara persentase, jumlah MTs yang akan melaksanakan UNBK di Kabupaten Jombang memang mencapai 100 persen," kata Budi Nugroho. Ini terjadi, sambung Budi, karena banyak MTs bergabung dengan Madrasah
Aliyah (MA) dalam pelaksanaan UNBK.

"Rata-rata MTs sudah tergabung dengan MA (Madrasah Aliyah) dalam sebuah yayasan. Jadi UNBK bisa menggunakan prasaran milik MA," imbuhnya.

Walaupun, banyak juga MTs yang memang sudah memiliki sarana dan prasarana untuk menggelar UNBK.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved