Arumi 'Titip' Pelestarian Batik Jawa Timur pada Para Duta Batik Jawa Timur 2019

Istri Wagub Jatim, Arumi Bachsin, mengajak kepada Duta Batik Jawa Timur 2019 yang telah terpilih untuk mendukung pelestarian batik Jatim

Arumi 'Titip' Pelestarian Batik Jawa Timur pada Para Duta Batik Jawa Timur 2019
ist
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Emil Elestianto Dardak atau Arumi Bachsin, menyerahkan penghargaan pada para Duta Batik Jatim yang terpilih, Minggu (14/4/219). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pentingnya pelestarian kebudayaan lokal khususnya batik tradisional Jawa Timur menjadi poin penting dalam gelaran Duta Batik Jawa Timur 2019.

Hal itu pula yang dipesankan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Emil Elestianto Dardak pada para Duta Batik Jatim yang terpilih, Minggu (14/4/219).

Ya, duta batik Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember akhirnya dinobatkan menjadi pemenang sebagai duta batik putra-putri dalam ajang pemilihan duta Batik Jawa Timur 2019 di Grand City Surabaya.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam Pameran Batik Bordir Asesoris ke 14 Pemprov Jawa Timur 2019.

Juara duta batik Jawa Timur 2019 ini telah berhasil menyisihkan 50 perwakilan perwakilan duta batik dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Dari 50 perserta dalam seleksi yang diketuai oleh dewan juri Wirasno dari Asosiasi Pegrajin Batik Jawa Timur (APBJ) mendapatkan tiga pasang putra-putri yaitu untuk putra dari Kabupaten Gresik, Malang dan Bondowoso dan putri dari Kabupaten Jember, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Malang.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur, Arumi Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya mengajak kepada Duta Batik Jawa Timur untuk tidak hanya memiliki wajah cantik dan tampan. Tetapi, mereka harus diimbangi dengan kecerdasan, keilmuan dan wawasan yang luas.

BREAKING NEWS - Facebook Tak Bisa Diakses Saat ini. Negara Lain Juga Mengalami

Masa Tenang, Bupati Lumajang Turun Langsung Memimpin Pencopotan Alat Peraga Kampanye

Diduga Jadi Pemakai dan Pengedar Sabu-sabu, Pasutri di Sidoarjo Masuk Bui Bareng

Dikatakannya, jika dahulu menjadi seorang duta, baik wisata, kesenian ataupun model cukup memiliki wajah cantik dan ganteng, namun sekarang tidak bisa seperti itu lagi. Karena tuntutannya sudah berbeda dan harus memiliki kemampuan dalam ilmu pengetahuan.

"Saya yakin yang menjadi Duta Batik Jawa Timur 2019 ini memiliki predikat yang pintar, cantik dan cakap dalam hal apapun. Karena cantik saja tidaklah cukup," tegasnya.

Diharapkan zetelah dikukuhkan menjadi Duta Batik Jawa Timur 2019 dapat mengemban amanah dan tanggung jawab yang sama, khususnya dalam membawa sekaligus mempromosikan batik Jatim agar dikenal oleh masyarakat luas.

Ke depan, kata Arumi, Dekranasda Jawa Timur akan terus mendukung ajang pemilihan Duta Batik Jawa Timur.

"Saya harap dengan adanya ajang ini mampu melahirkan duta-duta batik Jatim yang bisa mengangkat dan mengenalkan batik dan kerajinan dari seluruh Jatim. Terus promosikan batik Jatim," ungkapnya.

Sementara juara duta batik dari Kabupaten Jember, Gian Diannastia mengatakan menyandang putri duta batik Jawa Timur mempunyai tugas berat. Namun ia mengaku akan terus berupaya mempromosikan batik Jawa Timur akan mengangkat kesejahteraan para perajin batik asli Jawa Timur.

"Saya akan terus berupaya membawa kerajian batik semakin dikenal baik di tingkat lokal dan dunia. Dan tak lupa target sasaran kami adalah akan mengajak kalangan generasi melenial untuk mencintai batik dengan membeli dan memakainya," katanya bangga.

Kerahkan Mobil Skylift, Bawaslu Kota Blitar Copot Alat Peraga Kampanye di Masa Tenang Pemilu

Pemkab Jember Bakal Terapkan E-Retribusi untuk Retribusi Pasar

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved