Berita Sidoarjo

Anggota BNN Gadungan Tipu Warga Sidoarjo. Begini Modusnya

Eko Setiawan alias Eza, anggota BNN palsu menipu beberapa orang di Sidoarjo dan berhasil membawa kabur motor mereka. Begini modusnya...

Anggota BNN Gadungan Tipu Warga Sidoarjo. Begini Modusnya
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Polisi menunjukkan tiga tersangka penipuan yang mengaku sebagai anggota BNN dan barang buktinya, Minggu (14/4/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Dengan mengaku sebagai anggota BNN yang bertugas di Polda, Eko Setiawan alias Eza (25) pria asal Ngawi yang tinggal di Sidokare Indah Sidoarjo berhasil menipu sejumlah orang. 

Pertama yang menjadi korban adalah Ibnu Akbar Maulana Rizky (21) warga Jojoran Baru, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Dia kehilangan sepeda motor Honda Beat L 3409 AB miliknya karena ditipu Eza.

Modusnya, Eza yang mengaku sebagai anggota BNN berdalih hendak membuka warung kopi. Dia kemudian menawarkan korban untuk dijadikan pekerja di warungnya.

Korban diajak ke Sidoarjo dengan dalih melihat langsung lokasi warungnya. Namun kemudian, motornya dipinjam dengan alasan untuk ke Polresta Sidoarjo. Termasuk ponsel Samsung milik adik korban juga dibawa.

"Tapi pelaku menghilang dan tidak dihubungi. Korban pun kemudian melapor ke polisi," ungkap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, Minggu (14/4/2019).

Tak Punya Tangan Sama Sekali Tak Menyurutkan Teguh Mengerjakan UjianTulis Berbasis Komputer

BREAKING NEWS - Facebook Tak Bisa Diakses Saat ini. Negara Lain Juga Mengalami

Perempuan yang Membakar Mertuanya Hingga Tewas Akan Dibawa ke Psikiater. Sakit Jiwa?

Selain itu, anggota BNN gadungan ini juga menipu seorang perempuan bernama Ratnawati (27), warga Desa Magersari, Sidoarjo Kota. Dia juga kehilangan motor Honda Beat W 6784 UK miliknya yang dibawa kabur pelaku.

Peristiwa penipuan ini terjadi di Perum Sidokare. Pelaku awalnya mengajak korban ke rumah sakit di Surabaya untuk menjenguk orangtuanya yang sedang dirawat. Tapi dalam perjalanan, korban dibawa ke rumah Andik Sugiarto di Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Di sana, tanpa sepengetahuan korban, motor digadaikan ke Andik seharga Rp 2 juta. "Pelaku berdalih motor dititipkan di situ, kemudian ke Surabaya naik taksi online. Tapi nyatanya, motor digadaikan," lanjut Harris.

Berdasar laporan dua korban itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap para tersangka. Mereka adalah Eza yang mengaku anggota BNN, AndikSugiarto, dan Saifullah asal Sampang. Eza pelaku penipuan dan penggelapan, sementara dua rekannya sebagai penadah dalam perkara ini.

Sekarang, tiga bandit penggelapan motor tersebut sudah meringkuk di dalam penjara Polresta Sidoarjo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara polisi masih berusaha melakukan pengembangan atas perkara ini. Termasuk menyelidiki apakah ada korban lain atau aksi kejahatan lain yang dilakukan para bandit tersebut.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved