Berita Surabaya

Sampaikan Nilai Toleransi, Para Cast Film 'Bumi itu Bulat' Sapa Para Penggemar di Surabaya

Para cast film 'Bumi itu Bulat' menyapa para penggemar di Marvell City Surabaya, Sabtu (13/4/2019).

Sampaikan Nilai Toleransi, Para Cast Film 'Bumi itu Bulat' Sapa Para Penggemar di Surabaya
SURYA.co.id/Habibur Rohman
Artis pemain film Bumi itu Bulat membaur dengan fans sebelum menuju CGV Marvell City Surabaya untuk nonton bareng, Sabtu, (13//4/2019). Pengunjung dan fans juga mendapat kesempatan mendapatkan hadiah, bertanya dan foto bersama dengan para pemain film Bumi itu Bulat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Para cast film 'Bumi itu Bulat' menyapa para penggemar di Marvell City Surabaya, Sabtu (13/4/2019).

Mereka adalah Rayn Wijaya (sebagai Rahabi), Febby Rastanty (sebagai Aisha), Rania Putrisari (sebagai Tiara), Kenny Austin (sebagai Markus), Qausar Harta Yudana (sebagai Sahid), dan Aldy Rialdy (sebagai Hitu).

Dalam kesempatan yang meriah itu, para cast mengingkatkan pentingnya menjaga toleransi antar manusia.

"Kalau teman-teman suka film-nya, silakan dishare. Isu intoleran semakin besar, semakin besar pula pengkotak-kotakan di antara kita. Setelah menonton 'Bumi itu Bulat' semoga kita lebih open minded dan lebih toleran karena meskipun berbeda, kita tetap satu,"  jelasnya.

Febby juga menungkapkan hal yang serupa. Ia mengingatkan bahwa isu intoleran sedang hangat di masyarakat dan mengajak untuk lebih menghargai satu sama lain.

Ditemui seusai acara, para cast berbagi cerita. Rayn menuturkan, secara singkat film yang resmi tayang  pada 11 April 2019 ini mengisahkan 'toleransi'.

"Secara garis besar, ada sebuah grup akapela yang memiliki impian besar. Mereka mendapat tawaran dari seorang produser. Diceritakan, mereka kekurangan satu personil sebagai vokalis. Akhirnya sang produser memilih Aisha," tutur Rayn.

Namun, lanjutnya, ternyata Aisha memiliki kepribadian yang sedikit berbeda. Ia merupakan mantan vokalis yang telah berhijrah.

"Nanti akan ada konflik-konflik yang dihadirkan. Baik dalam persahabatan atau keluarga," imbuhnya.

Yang membuat 'Bumi itu Bulat' berbeda dari film lainnya, tutur Qausar, adalah pengemasannya yang ringan meskipun tema yang diangkat berat.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved