Berita Surabaya

Didampingi Orang Tua, Peserta UTBK Berdatangan Sejak Pagi

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi menjadi syarat untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Didampingi Orang Tua, Peserta UTBK Berdatangan Sejak Pagi
SURYA.co.id/Sulvi Sofiana
Para peserta UTBK saat mengikuti ujian 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menjadi menjadi syarat untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sejak pagi hari, para peserta UTBK mulai berdatangan ke tempat ujian.

Pasalnya, peserta UTBK di Surabaya tak hanya dari warga Surabaya. Bahkan Ajeng Ummy Fadhila, alumnus SMAN 1 Slahung Ponorogo juga datang ke Surabaya untuk mengikuti UTBK.

Tak sendiri Ajeng ditemani ayah dan ibunya datang ke Surabaya. "Niatnya mau daftar SBMPTN ke Unesa, makanya sekalian milih tes di Surabaya biar tahu kampusnya,"ujarnya ketika ditemui usai UTBK, Sabtu (13/4/2019).

Menurut Ajeng, soal UTBK cukup berbeda dengan ujian tulis SBMPTN tahun lalu. Ia mengakun tak kesulitan mengerjakan, apalagi pelaksanaan ujian dilakukan menggunakan komputer.

"Nggak ribet waktu ujiannya, soalnya semi online. Jaringannya juga lancar,"pungkasnya.

UTBK juga berlangsung di sejumlah kampus dan sekolah mitra pusat UTBK. Seluruh panitia telah memastikan bahwa pelaksanaan UTBK hari pertama tersebut berjalan dengan baik, lancar dan aman.

Ketua UTBK Unair, Junaidi Khotib bersama tim juga melakukan peninjauan ke tempat-tempat yang digunakan UTBK. Namun, untuk di Unair dari 38 ruang yang tersedia ada 4 ruang terjadi kendala teknis.

"Tetapi alhamdulillah semua itu bisa cepat kami atasi saat ujian belum berlangsung. Untuk Kendalanya tadi ada pada sistem jaringan yang konektivitas naik turun. Kami tidak ingin kalau konektivitas jaringan yang tidak stabil bisa mengganggu peserta saat menjalankan ujian," jelas Junaidi.

Dari kendala itu ujian sempat tertunda. Ingat tertunda, bukan terhenti, jadi peserta ujian belum mulai melaksanakan UTBK.

"Dari ruang yang konektivitas jaringan yang tidak stabil itu, kami pindahkan semua peserta beserta pengawas dan tim IT ke ruang yang sudah kami cadangkan. Ruangnya pun juga tidak jauh dari ruang semula," lanjutnya.

Selama ujian selain bekerja sama dengan PLN dan Telkom server lokal untuk proses ujian ini. Di Unair juga menyediakan server lokal.

"Kami sudah membuat tata kelola bagaimana real time bagaimana soal yang akan terkirim dan terdistribusi ke siswa," pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved