TERUNGKAP Rahasia Istri Soekarno (Bung Karno) Bisa Awet Muda, Ratna Sari Dewi Lakukan 4 Hal ini
Seorang istri Presiden Soekarno (Bung Karno), Naoko Nemoto atau Ratna Sari Dewi mengungkap rahasia dirinya bisa awet muda hingga di umur 79 tahun
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Seorang istri Presiden Soekarno (Bung Karno), Naoko Nemoto atau Ratna Sari Dewi mengungkap rahasia dirinya bisa awet muda hingga di umur 79 tahun
Seperti diketahui, Bung Karno mempersunting sembilan wanita dan salah satunya adalah seorang warga negara Jepang, yakni Naoko Nemoto atau Ratna Sari Dewi
Ratna Sari Dewi dikenal sebagai istri tercantik sang Proklamator.
Bahkan, Ratna Sari Dewi kini sudah berusia 78 tahun, namun wajahnya tetap terlihat segar dan cantik awet muda.
Ternyata, Ratna Sari Dewi mempunyai rahasiadi balik kecantikannya.
• FAKTA TERBARU di Balik Asmara Guru Honorer & Pembunuhnya, Pernah Digerebek karena Berdandan Cewek
• Terungkap Sikap Reino Barack Pada Pekerja di Rumahnya, Lakukan Hal Tak Terduga ini Tiap Bertemu
• Bukti Atta Halilintar Anak yang Berbakti, Rela Habiskan Ratusan Juta untuk Sang Ibu
• Hubungan Asmara Guru Honorer Kediri & 2 Pria yang Memutilasinya, Polisi Ungkap Motif & Kronologi
• Potret Syahrini saat Tunggu Reino Barack Pulang Kantor Jadi Sorotan, Bikin Pangling?
• Detik-detik Kopassus Hadapi Dukun PKI Kebal Senjata dan Peluru, Endingnya Berhasil Ditaklukkan
Dilansir oleh Intisari (group SURYA.co.id) dalam sebuah wawancara pada salah satu program talkshow Jepang, Ratna Sari Dewi yang lebih dikenal sebagai Madame Dewi ini membeberkan rahasianya kepada publik.
1. Menjelajah dan berpetualang
Melansir channel Youtube Natural Remedies, rahasia agar tetap terlihat muda adalah dengan terus bergerak dan mencari petualangan.
"Aku sangat suka menjelajah dan mencari petualangan, hal ini membuatku selalu merasa muda.
Aku berselancar pada seekor lumba-lumba selama penjelejahanku di Jepang.
Aku melakukan bungee jumping, aku belajar pole dancing serta dansa," ungkapnya.
Meski usianya sudah 78 tahun, ia tak ragu untuk selalu mencari 'tantangan' untuk dirinya sendiri.
2. Makan sayuran dan kurangi daging
Ratna Sari Dewi pernah satu kali mengungkapkan bahwa dirinya makan sedikit daging namun memperbanyak sayuran untuk meningkatkan kesehatannya.
Para ahli menemukan bahwa mengonsumsi daging terlalu banyak namun tidak mengonsumsi buah atau sayuran secara cukup justru dapat meningkatkan masalah pada tubuh.
3. Konsumsi tahu dan produk dari kedelai
Ternyata istri kelima dari Bung Karno ini sangat menyukai tahu dan produk dari kedelai karena berprotein dan rendah lemak.
Selain itu produk ini juga mengandung kalori rendah namun kaya akan antoksidan.
Tahu justru dapat memperlambat proses penuaan dengan memelihata elastisitas kulit.
4. Berpikiran positif
Madame Dewi mengatakan bahwa mempunyai pemikiran yang positif itu sangat penting sehingga orang akan terlihat muda.
"Lakukan apa yang membuatmu bergerak. Berbicara pada teman baik, diskusikan hal positif.
Ketika kau dikelilingi musik, percakapan, lingkungan serta orang-orang yang 'indah' kau akan menjadi 'indah' juga," ungkap Madame Dewi pada sebuah wawancara.
"Kau juga harus tetap merasa tertarik dan ingin tahu pada segala hal.
Tantang dirimu pada sesuatu yang baru justru akan membuatmu merasa 'hidup'," tambahnya.
Wanita asal Jepang ini lahir di Tokyo, 6 Februari 1940 dengan nama Naoko Nemoto.
Ratna Sari Dewi menikah dengan Soekarno pada tahun 1962.
Saat itu usianya baru menginjak 19 tahun.

Perkenalan antara Ratna Sari Dewi dan Soekarno terjalin ketika Sang Proklamator berada di Hotel Imperial, Tokyo.
Pertemuan itu terjadi saat kehidupan Ratna Sari sedang terpuruk karena beban kehidupan.
Kabarnya, saat bertemu, Soekarno dan Ratna Sari Dewi langsung jatuh hati pada pandangan pertama.
Hubungan mereka berdua kemudian berlanjut setelah Soekarno pulang ke Indonesia.

Ia mengundang Ratna Sari Dewi untuk datang ke Indonesia dan kemudian dipersunting sebagai istri.
Nama Ratna Sari Dewi juga merupakan pemberian dari Soekarno.
Soekarno yang begitu dalam mencintai Ratna Sari Dewi diketahui juga pernah menuliskan sebuah surat cinta untuk istrinya tersebut.
"Kalau aku mati, kuburlah aku di bawah pohon yang rindang."
"Aku mempunyai istri yang aku cintai dengan segenap jiwaku, namanya Ratna Sari Dewi."
"Kalau ia meninggal kuburlah ia dalam kuburku, aku menghendaki ia selalu bersama aku."
Namun, hari-hari bahagia Soekarno dan Ratna Sari Dewi tak berlangsung lama.
Pada tahun 1967, iklim politik Indonesia mengalami kegoncangan.
Soekarno pun harus lengser dan menyerahkan pemerintahan Indonesia kepada Soeharto.
Kondisi politik yang kalut saat itu membuat Ratna Sari Dewi yang tengah hamil memutuskan untuk berpindah ke luar negeri.
Ratna Sari Dewi memilih Paris, Prancis sebagai tempat tujuannya dan membesarkan buah cintanya dengan Soekarno, yang diberi nama Kartika Sari Dewi.

Setelah lama berada di Paris, Ratna Sari Dewi kembali ke Jakarta pada tahun 1983.
Namun pada tahun 2008, ia kembali ke Jepang dan menetap di Shibuya, Tokyo, sampai saat ini.
Momen Romantis Soekarno Saat Meminang Ratna Sari Dewi
Ratna Sari Dewi pertama kali bertemu saat Soekarno mengunjungi Jepang pada 16 Juni 1959.
Wanita berparas cantik itu diundang oleh temannya untuk menghadiri pesta teh sederhana di Hotel Imperial, Tokyo.
Di sana, Ratna Sari Dewi memperkenalkan diri di hadapan Soekarno.
"Saya memperkenalkan diri, saya menyebutkan nama saya, saat itu sedang ada acara pesta teh sederhana," katanya dilansir dari acara Insight with Desi Anwar yang tayang di CNN pada tahun 2016.
Soekarno mendapat kesan pertama yang baik di mata Ratna Sari Dewi.
"Dia memiliki karisma, terlihat dari wajah, matanya yang besar penuh kebaikan hati, dan beliau sangat peduli," ucapnya
Ratna Sari Dewi juga dibuat kagum oleh pengetahuan Soekarno mengenai sejarah Jepang.
Ia tak menyangka Soekarno juga menguasai beberapa bahasa asing lainnya selain bahasa Belanda.
"Beliau merupakan seorang pahlawan, beliau pernah dipenjara dan diasingkan," ujarnya.
"Beliau adalah sosok yang memiliki keinginan kuat, beliau sudah mengalami berbagai kesulitan dan tantangan," lanjutnya.
Ratna Sari Dewi menggambarkan sosok Soekarno sebagai pribadi yang mandiri, pekerja keras dan memili tanggung jawab yang besar.
"Beliau berjuang sangat keras setiap malam karena memiliki tanggung jawab," ucapnya.
Ratna Sari Dewi membantah bahwa ia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Soekarno.
Cintanya tumbuh, kata Ratna Sari Dewi, ketika mereka terus bertemu saat Soekarno bertugas ke Jepang.
"Tidak, saya tidak bisa menyimpukan ini cinta. Saya seperti mengagumi ciptaan Tuhan, beliau sangat mengagumkan. Perasaan cinta itu datang setelahnya," katanya.
Setelah itu, Ratna Sari Dewi diundang oleh Soekarno untuk datang ke Indonesia selama dua pekan.
Ratna Sari Dewi memutuskan untuk datang ke Indonesia agar bisa memikirkan keputusannya untuk menikah.
"Jika saya pergi ke luar negeri mungkin saya akan mendapat pencerahan tentang keputusan yang harus diambil."
Perjalanan yang dilalui oleh Ratna Sari Dewi cukup panjang untuk mencapai Indonesia.

Saat itu, belum ada pesawat yang bisa membawanya dari Jepang langsung ke Indonesia.
Ratna Sari Dewi harus transit di beberapa negara sebelum mencapai Indonesia.
"Untuk terbang ke Jakarta saya harus terbang dari Tokyo ke Hongkong, Hongkong ke Bangkok, Bangkok ke Singapura, satu malam di Singapura sebelum sampai ke Indonesia," ceritanya.
Sesampai di Indonesia, Ratna Sari Dewi diajak oleh Soekarno ke Tampaksiring di Bali.
Ternyata, Ratna Sari Dewi yang saat itu masih berusia 19 tahun dilamar oleh Soekarno.
Lamaran tersebut dilakukan saat mereka hanya berdua.
Ratna Sari Dewi masih ingat betul kata-kata yang diucapan Soekarno saat meminangnya.
Ia juga ingat suasana dan pemandangan langit Bali pada saat itu.
"Saat itu pertama kali kami berduaan, dari Tampaksiring kami melihat jajaran pohon kelapa di sore hari, dan matahari tampak begitu besar perlahan tenggelam, kemudian bayangan dari pohon kelapa itu perlahan gelap," kenangnya.
Seketika, cerita Ratna Sari Dewi, suasana menjadi sangat sunyi, angin sepoi-sepoi berhembus.
Ia menggambarkan suasana saat itu sangatlah romantis.
"Kemudian beliau berkata, 'Jadilah inspirasi hidupku, jadilah teman hdupku, bahagiakanlah hidupku," cerita Ratna Sari Dewi.
Wanita yang kini berusia 78 tahun itu mengaku meski ia berusia ratusan tahun, kata-kata lamaran Soekarno tetap sebagai yang terindah.
Akhirnya, Ratna Sari Dewi memutuskan untuk menjadi istri ke-5 Soekarno.
Ibunda Ratna terkejut atas pilihan yang diambil oleh putrinya.
"Ibu saya sangat kaget, tapi saya telah membuat keputusan dan saya harus mengambil resiko atas pilihan ini," ucapnya.
Ratna Sari Dewi mengaku menjadi istri dari orang nomor satu di Indonesia bukanlah hal yang mudah.
Terlebih, ia dibesarkan dengan budaya dan bahasa yang jauh berbeda dari Indonesia.
"Pada enam bulan pertama, saya tidak bisa memakan masakan Indonesia, karena budaya Jepang biasanya memakan hidangan sedikit demi sedikit," katanya.
Namun, hal tersebut hanya berlangsung sementara.
Ratna Sari Dewi sudah beradaptasi. Ia menyukai perbedaan suhu dan keadaan Indonesia.
"Bahkan sekarang, saya lebih menyukai makanan Indonesia daripada makanan Jepang," ujarnya.
Ratna Sari Dewi mengaku saat berpergian ke luar negeri, ia akan rindu masakan Indonesia.
• Video Ibu Gagalkan Pernikahan Anaknya hingga Ucapkan Sumpah, Endingnya Nikah di Kantor Polisi
• Dahlan Iskan Ungkap Pengorbanan SBY Temani Ani Yudhoyono di Singapura, Tak Terbayangkan, Katanya
• VIRAL Foto Bocah Ojek Payung Basah Kuyup Viral di Whatsapp (WA), Tatap Bapak Payungi Anaknya
• Billy Syahputra Kepergok Ambil Uang Cinta Kuya Rp 20 Juta, Sempat Bantah Sebelum Dicecar Uya Kuya