Piala Presiden 2019

Persebaya Surabaya Dataang ke Malang Lawan Arema FC Ingin Menang dan Juara Piala Presiden 2019

Persebaya Surabaya Dataang ke Malang Lawan Arema FC Ingin Menang dan Juara Piala Presiden 2019

Persebaya Surabaya Dataang ke Malang Lawan Arema FC Ingin Menang dan Juara Piala Presiden 2019
Persebaya.id
Bejo Sugiantoro (kiri), asisten pelatih Persebaya Surabaya. Persebaya Surabaya Dataang ke Malang Lawan Arema FC Ingin Menang dan Juara Piala Presiden 2019 

Persebaya Surabaya Dataang ke Malang Lawan Arema FC Ingin Menang dan Juara Piala Presiden 2019

SURYA.co.id | MALANG – Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC pada leg kedua final Piala Presiden 2019 dengan tantangan berat karena hanya bermain 2-2 di leg pertama. Agregat gol tersbeut sedikit tidak menguntungkan Green Force Persebaya yang bermain lawan Singo Edan di Stadion Kanjuruhan malang, Jumat (12/4/2019). 

Jika Persebaya Surabaya ingin meraih juara, maka harus menang dengan skor berapapun atau imbang dengan skor akhir 3-3.

Meski langkah Persebaya Surabaya berat meraih gelar juara Piala Presiden 2019 cukup berat, asisten pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro menegaskan timnya sangat termotivasi jalani laga final lawan Arema FC.

Meskipun Bejo menyadari, meraih kemenangan di Malang bukan perkara mudah.

Sebab, sejak kompetisi 1992-hingga saat ini, saat bermain di Malang, tidak sekali pun Persebaya Surabaya meraih kemenangan.

Hasil manis Persebaya yang sempat diraih adalah dua kali menahan imbang Arema. Imbang 0-0 Liga Indonesia 1997/1998 (12/4/1998) dan imbang 1-1 Liga Indonesia 1996/1997 (19/2/1997).

"Memang secara agregat Arema lebih diuntungkan, dan dia bermain di kandang sendiri. Tapi kami punya motivasi untuk jalani laga final kedua ini," terang Bejo.

Terlebih, disampaikan Bejo, dalam sepakbola tidak ada yang tidak mungkin.

"Apapun itu bisa terjadi di dunia sepakbola, jadi tidak ada yang tidak mungkin. Kami yakin bisa," tambah pelatih 42 tahun tersebut.

Untuk terus menjaga motivasi pemain. Bejo akui sampaikan pada punggawa Bajul Ijo, dengan meraih juara, mereka akan dikenang sebagai pahlawan di Kota Surabaya.

"Salah satunya memotivasi pemain, acuan sepakbola adalah juara. Ini final kedua, kalau kalian untuk dikenang di Kota Surabaya bersama Persebaya, pastinya tujuannya juara," tutup Bejo.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved