Berita Surabaya

Gubernur Khofifah Ajak Warga Galakkan Hidroponik untuk Atasi Anemia

Tingkat penderita anemia pada remaja di Jawa Timur yang terbilang tinggi menjadi perhatian khusus dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Khofifah Ajak Warga Galakkan Hidroponik untuk Atasi Anemia
surabaya.tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

Gubernur Khofifah Ajak Warga Galakkan Hidroponik untuk Atasi Anemia

SURYA.co.id | SURABAYA - Tingkat penderita anemia pada remaja di Jawa Timur yang terbilang tinggi menjadi perhatian khusus dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Jika biasanya masalah ini diatasi dengan pembagian tablet Fe untuk peningkatan zat besi, namun Khofifah jIndar parawansa justru memiliki cara lain.

Gubernur Khofifah justru menggalakkan gerakan menanam tanaman hidroponik ke Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan.

Pasalnya gerakan menanam tanaman hidroponik ini akan memberikan stimulan alami untuk menyembuhkan anemia pada remaja.

"Jadi nggak bisa hanya berikan tablet Fe. Saya lebih senang untuk mengajak masyarakat menyiapkan tanaman hidroponik, tanaman toga, itu indah lho. Saya sudah minta Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan untuk menanam hidroponik," kata Khofifah, Jumat (12/4/2019).

Ditegaskan Khofifah, jika menanam tanaman hidroponik, dalam waktu 14 hari saya tanaman bisa dipanen. Seperti bayam merah, dan juga tanaman toga sayuran yang lain. Namun keunggulannya adalah sustainabilitynya terjaga

"Kalau tablet, kalau pas nggak ingat dia nggak minum. Banyak lho yang nggak ingat minum obat. Tapi kalau hidroponik yang bibitnya ditanam mereka sendiri, mereka pasti ada kepedulian, seerti setiap pagi dicek, sudah tumbuh berapa sentimeter," katanta

Menurutnya penanaman hidroponik ini harus digalakkan di kalangan remaja Jawa Timur. Yang tujuannya adalah untuk mengurangi angka penderita anemia di kalangan remaja Jawa Timur.

Selain itu yang juga bisa dilakukan adalah menggalakkan seperti best practice atau percontohan di Situbondo.

Daerah ini menggalakkan makan makanan dari bahan sayuran kelor. Yang memiliki manfaat memperbaiki kualitas gizi yang mengonsumsinya. Bahkan beberapa kali diolah menjadi jelly untuk menyembuhkan stunting.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved