Berita Surabaya

Dishub Surabaya Tambah Panic Button di Titik Rawan Kejahatan, Termasuk Suramadu

Dinas Perhubungan (dishub) Kota Surabaya menambah Panic Button di titik rawan kejahatan. Salah satunya di kawasan jembatan Suramadu.

Dishub Surabaya Tambah Panic Button di Titik Rawan Kejahatan, Termasuk Suramadu
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Panic Button yang dipasang Pemkot Surabaya di sejumlah titik di kota Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Perhubungan (dishub) Kota Surabaya menambah Panic Button di titik rawan kejahatan. Rencana menambahan Panic Button ini lanjut Irvan Wahyudrajat, Kadishub Surabaya sudah tahap masa lelang.

"Sudah lelang, sudah ada pemenang, sehingga kita akan menambah titiknya nanti. Sedang koordinasi dengan Polrestabes, yang jelas pemasangan di titik rawan kejahatan dan kriminalitas," terang Irvan.

Irvan menceritakan, beberapa waktu lalu ada kejadian perampasan ponsel di kawasan Suramadu. Kejadian ini beberapa kali terjadi, dan memungkinkan pemasangan panic button di kawasan tersebut.

"Mungkin kawasan Suramadu, Indrapura juga, efektivitasnya masih sambil kita evaluasi," sergah Irvan.

Sebagai informasi, Panic Button yang berbentuk tiang warna jingga milik pemerintah kota Surabaya berfungsi memberikan pertolongan kala kondisi darurat.

Masyarakat bisa tersambung dengan operator Command Center 112, hanya dengan menekan tombol yang tersedua di tiang Emergency Panic Button. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved