Advertorial

Hari Pertama, 2.056 Pendaftar Serbu Bursa Kerja Disnaker Surabaya di Universitas Hang Tuah

Sebanyak 2.056 pendaftar bursa kerja Disnaker Surabaya bergantian mendatangi gedung Graha Samudra Ganesha Universitas Hang Tuah

Hari Pertama, 2.056 Pendaftar Serbu Bursa Kerja Disnaker Surabaya di Universitas Hang Tuah
surya/sulvi sofiana
Antrean pelamar Bursa Kerja Disnaker Surabaya saat mengumpulkan berkas pada perusahaan yang sesuai dengan kualifikasi pelamar di gedung Graha Samudra Ganesha Universitas Hang Tuah, Kamis (11/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 2.056 pendaftar bursa kerja bergantian mendatangi gedung Graha Samudra Ganesha Universitas Hang Tuah, Kamis (11/4/2019). Pendaftar ini sebelumnya telah melakukan registrasi secara online untuk mengikuti Bursa Kerja Disnaker Surabaya.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Surabaya, Wieke Widyawati, mengatakan bursa kerja ini diadakan selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat (11-12/4/2019).

"Di hari pertama telah ada 2.056 pendaftar. Pendaftar bursa kerja ini sudah melakukan registrasi secara online, jadi mereka ke sini menyerahkan berkas. Kalau sudah sesuai maka akan didata secara online oleh perusahaan," kata Wieke usai pembukaan bursa kerja.

Wieke menuturkan tidak semua perusahaan membuka lowongan secara online, sehingga pelamar kerja bisa menambah referensi lowongan yang mungkin diminati dengan datang ke bursa kerja di Universitas Hang Tuah Surabaya.

"Totalnya ada 18 perusahaan dengan 815 lowongan kerja. Sasarannya umum dengan berbagai jenjang pendidikan yang menjadi kualifikasi," sambungnya.

Perusahaan yang terlibat terdiri dari dua perusahaan sektor Industri Pengolahan, delapan perusahaan sektor Perdagangan, rumah makan, perhotelan, satu perusahaan sektor Angkutan, Komunikasi, enam perusahaan sektor Jasa Keuangan, Asuransi, persewaan atau jual beli bangunan dan satu perusahaan sektor jasa kemasyarakatan sosial dan perorangan.

"Lowongan kerjanya hampir imbang untuk laki-laki, dengan 418 lowongan. Kalau untuk perempuan ada 397 lowongan," paparnya.

Wieke berharap dengan digelarnya bursa kerja ini dapat meningkatkan kualitas pelamar, sehingga serapan perusahaan melalui bursa kerja akan semakin tinggi.

"Sejauh ini, melalui bursa kerja serapannya mencapai 40 persen. Karena setiap perusahaan punya kriteria dan pelamarnya juga beragam," pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah, Sudirman, menambahkan dibukanya bursa kerja di lingkungan kampus sebagai upaya penyediaan lapangan pekerjaan bagi lulusan kampusnya dan masyarakat umum.

"Tuntutan dari Kemenristekdikti pada perguruan tinggi agar lulusannya harus segera terserap lapangan pekerjaan. Ini upaya kami dalam mempercepat masa tunggunya," imbuh Sudirman.

Sejauh ini, lanjutnya, masa tunggu lulusan Universitas Hang Tuah mencapai enam bulan sampai satu tahun untuk diserap lapangan kerja.

Dengan dibukanya bursa kerja ini, lanjt Sudirman, akan sangat menguntungkan bagi lulusan kampusnya yang sednag mencari kerja saat ini.

"Targetnya ada 450 lulusan kami yang bisa datang ke bursa kerja ini, apalagi mereka bisa mempelajari lowongannya. secara online juga," pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved