Piala Presiden 2019

Penjelasan Djanur Soal Rotasi Lini Tengah Persebaya Surabaya saat Ditahan Imbang Arema FC 2-2

Penjelasan Djanur Soal Rotasi Lini Tengah Persebaya Surabaya saat Ditahan Imbang Arema FC 2-2

Penjelasan Djanur Soal Rotasi Lini Tengah Persebaya Surabaya saat Ditahan Imbang Arema FC 2-2
Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman
Pemain Arema FC, Hendro Siswanto (kiri) memenangi perebutan bola dengan Fandi Eko Utomo. 

Penjelasan Djanur Soal Rotasi Lini Tengah Persebaya Surabaya saat Ditahan Imbang Arema FC 2-2                      

SURYA.co.id | SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman menyampaikan alasan melakukan sedikit ubahan lini tengah saat ditahan imbang Arema FC 2- pada leg 1 final Piala Presiden 2019 di di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019).

Pada laga ini, gelandang tangguh Persebaya Surabaya, M Hidayat yang mengalami cedera digantikan Fandi Eko Utomo menit 13. Masuknya Fandi Eko Utomo menjadikan lini tengah semakin rapuh.

Rapuhnya lini tengah Persebaya Surabaya menjadikan keunggulan 1-0 lewat gol Irfan Jaya menit tujuh berhasil disamakan Singo Edan lewat gol Hendro Siswanto menit 33.

Fandi Eko Utomo kemudian ditarik digantikan Osvaldo Haay menit 69 dan Djanur menggeser Manuchehr Jalilov di duetkan dengan Damian Lizio sebagai gelandang setelah awal laga Jalilov bermain sebagai sayap.

“Awal babak kami bermain bagus dengan masih bermainnya M Hidayat. Tapi setelah itu M Hidayat alami cedera, cedera bawaan dari kemarin, tapi dipaksakan main, sehinga harus kami ganti,” terang Djanur.

Sementara, tentang memainkannya Fandi Eko, dikatakan pelatih 55 tahun tersebut. Karena ia ingin menampilkan permainan lebih menekan.

“Main di kandang memasukkan Fandi, maksud saya agar semakin mempertajam lini  serang, karena Fandi biasanya pemain lebih kedepan. Dia bisa berdampingan dengan Misbakhus. Hasilnya memang tidak sesuai harapan,” tutur mantan pelatih Persib dan PSMS Medan tersebut.

Rotasi pemain yang kuran pas itu menjadikan lini tengah dikendalikan penuh Arema FC, terutama dibabak pertama.

“Dari situ lini tengah dikuasi Arema setelah Dayat keluar, karena kelihatan  Fandi kurang siap,” tutup Djanur.

Hasil imbang 2-2 kurang begitu menguntungkan bagi Persebaya menatap laga Leg 2 di markas Arema FC, Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved