Berita Ekonomi Bisnis

Tujuan Dinas Koperasi dan UKM Jatim Gelar Pelatihan 100 Pendamping Koperasi

Tujuan Dinas Koperasi dan UKM Jatim menggelar Pelatihan 100 Pendamping Koperasi.

Tujuan Dinas Koperasi dan UKM Jatim Gelar Pelatihan 100 Pendamping Koperasi
surya.co.id/sri handi lestari
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, Mas Purnomo Hadi (tengah) dalam pembukaan pelatihan singkat bagi pendamping Koperasi di Jatim, Selasa (9/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jawa Timur (Jatim) Mas Purnomo Hadi, Senin (8/4/2019), membuka pelatihan singkat bagi 100 pendamping koperasi.

Kegiatan itu digelar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jatim di kawasan Karanglo, Malang.

Dalam sambutannya Mas Purnomo Hadi mengatakan bila pelatihan pendamping ini sangat penting.

"Saat ini ada 162 koperasi yang tercatat di Dinkop dan UKM Jatim. Jumlah itu malah kecil dibandingkan dengan jumlah yang ada sebenarnya di lapangan," ungkapnya.

Karena itu, pendampingan dari tim pendamping di wilayah Kota dan Kabupaten sangat penting. Hal itu juga bisa meminimalisir kasus perdata terkait koperasi. Seperti pengurus yang melarikan dana koperasi dan lain sebagainya.

Dalam kegiatan bertema Pelatihan singkat, koperasi / UMKM / kelompok strategis dan tenaga pendamping bagi koordinator dan tenaga pendamping tentang Perkoperasian ini digelar selama empat hari.

"Mulai Senin (8/4/2019) hingga Kamis (11/4/2019)," kata Imam Sutrisno, Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Timur, saat mendampingi Mas Purnomo Hadi.

Imam menambahkan, dalam pelatihan ini, yang ditekankan adalah konsep-konsep dari pendampingan perkoperasian yang bisa mendorong atau memberi motivasi bagi koperasi-koperasi di wilayah kerjanya untuk mengalami pertumbuhan yang positif.

"Sebagai pemateri ada yang hadir langsung dari Kementerian Koperasi dan UKM. Hal ini untuk memaksimalkan potensi pendamping dan koperasi yang ada di wilayah Jatim," ungkap Imam.

Dalam arahannya, Imam berharap agar peserta pelatihan yang mendapatkan materi dapat meningkatkan kapasitas diri masing-masing dengan menambah ilmu dan ketrampilan.

Apalagi pendamping Koperasi merupakan ujung tombak yang dipersiapkan mempercepat pertumbuhan perekonomian rakyat.

"Intinya, bagi masyarakat yang sudah dilatih menjadi petugas Pendamping Koperasi, memang diharapkan menjadi ujung tombak untuk melakukan pendampingan koperasi dan UKM agar terciptanya koperasi yang sehat dan tumbuhnya wirausaha baru," tandas Imam.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved