Berita Malang Raya

Rekonstruksi Pembunuhan di Jembatan Gadang Kota Malang, Ada Fakta Baru Terungkap Usai Penusukan

Rekonstruksi ulang pembunuhan di Jembatan Gadang Kota Malang, ada fakta baru yang terungkap usai penusukan

Rekonstruksi Pembunuhan di Jembatan Gadang Kota Malang, Ada Fakta Baru Terungkap Usai Penusukan
surya.co.id/hayu yudha prabowo
Penggalan adegan dalam rekonstruksi pembunuhan Suyono (34) yang digelar Satreskrim Polres Malang Kota di Jembatan Gadang, Kota Malang, Selasa (9/4/2019). Rekonstruksi pembunuhan bermotif dendam di tempat kejadian perkara ini untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta di lapangan. 

SURYA.co.id | MALANG - Pasca rekonstruksi ulang adegan pembunuhan di jembatan Gadang Kota Malang, petugas menemukan fakta baru di lapangan.

Berdasarkan keterangan AW (21) otak pelaku pembunuhan, dirinya tidak menyangka temannya ADY (23) menghabisi nyawa Sutoyo (34).

AW berdalihdirinya hanya ingin memberikan pelajaran kepada korban dan bukan untuk membunuh korban.

"Usai dikeroyok saya kaget, karena ada bercak darah. Setelah itu saya berteriak minta tolong kepada teman-teman (pelaku) untuk menolong korban," ucapnya dalam rekonstruksi.

Setelah itu, AW dan ADY kabur dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion.

Sebelum kabur, ADY membuang pisau yang ia bawa ke sungai setelah digunakan untuk membunuh korban.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna menjelaskan, ADY ini sebenarnya hanya ikut-ikutan mengeroyok korban.

Namun, aksinya fatal karena menusuk bagian perut korban dan bagian dada korban yang menyebabkan korban tewas.

"Jadi, otak pelaku ada di AW dan I. Sedangkan yang lain cuma ikut-ikutan. Setelah korban mengeluarkan darah, AW memisah ADY, dan AW meminta untuk membawa korban ke rumah sakit," ucapnya.

Setelah itu, para pelaku ini kabur dan korban digeletakkan begitu saja di tengah Jembatan Gadang.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved