Berita Sidoarjo

Jangan Panik dan Kaget, 15 April 2019 Ada Latihan Gabungan Antiteror di Terminal 2 Bandara Juanda

Jangan panik atau kaget, 15 April 2019 ada latihan gabungan antiteror di Terminal 2 Bandara Juanda Sidoarjo.

Jangan Panik dan Kaget, 15 April 2019 Ada Latihan Gabungan Antiteror di Terminal 2 Bandara Juanda
tribun jatim/kukuh kurniawan
Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana usai membuka Upacara Pembukaan Latihan Pertahanan Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Selasa (9/4/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - TNI AL Lanudal Juanda akan menggelar latihan operasi gabungan anti teror di Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda, pada 15 April 2019.

Latihan gabungan yang melibatkan 269 personil ini untuk antisipasi menghadapi situasi darurat jelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Selain itu latihan ini juga melatih personil kita khususnya Lanudal Juanda. Untuk dapat mengamankan obyek vital nasional yaitu Bandara Juanda yang mana pengamanannya berada langsung dibawah Lanudal Juanda," jelas Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana, Selasa (9/4/2019) usai membuka Upacara Pembukaan Latihan Pertahanan Pangkalan Udara TNI AL Juanda.

Ia mengatakan, ada sekitar 269 personil yang akan terlibat dalam latihan gabungan tersebut.

Mereka berasal dari berbagai elemen seperti Satgaspam, Kopaska, dan Marinir.

Bayu juga menjelaskan di latihan gabungan tersebut tidak hanya tentang penanggulangan anti teror.

"Namun juga ada beberapa materi simulasi. Seperti menanggulangi massa yang membuat rusuh situasi bandara, penanganan penyanderaan, penanganan bom, dan penanggulangan kebakaran," tandasnya.

Masyarakat Diminta Tak Kaget

Komandan Lanudal Juanda himbau masyarakat agar tidak panik selama pelaksanaan latihan gabungan anti teror.

"Kita menghimbau agar masyarakat tidak panik selama pelaksanaan simulasi latihan gabungan anti teror. Yang rencana akan digelar di Terminal T2 Bandara Internasional Juanda," jelas Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana kepada TribunJatim.com, Selasa (09/04/2019).

Ia mengatakan ketika simulasi latihan anti teror tahun lalu, banyak masyarakat pengguna jasa bandara kaget melihat banyak keramaian, tentara dan orang yang ditangkap.

"Dan ketika itu banyak media yang langsung menanyakan ke saya, ada peristiwa apa di Bandara Juanda. Langsung saya jelaskan saat itu, keramaian tersebut hanya latihan antiteror," tambahnya. (Kukuh Kurniawan)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved