Liputan Khusus

News Analysis Direktur Surabaya Survey Center : Money Politics Tidak Efektif dan High Cost

Serangan fajar yang dilancarkan seorang caleg, biasanya justru terjadi penumpukan sehingga secara umum tidak terlalu efektif.

News Analysis Direktur Surabaya Survey Center : Money Politics Tidak Efektif dan High Cost
tribunnews.com
Ilustrasi 

News Analysis
Mochtar W Oetomo
Direktur Surabaya Survey Center (SSC)

SURYA.co.id | SURABAYA - Riset Surabaya Survey Center (SSC) pada akhir Maret 2019 mencatat, efektivitas praktik politik uang yang dilakukan seorang caleg pada pada pemilihan legislatif sebenarnya hanya sebesar 19 persen.

Artinya apabila seorang caleg menyebar 100 amplop berisi uang, maka kemungkinan besar hanya 19 pemilih.

Efektivitas politik uang itu sebenarnya menjadi sangat high cost bagi caleg.

Jika dengan politik uang hanya mendapat 19 persen, maka 81 persen yang diberikannya itu terbuang sia-sia.

Padahal, hal itu bisa digunakan untuk program-program pendekatan lain yang lebih efektif.

Hanya saja politik uang ini sudah menjadi kultur.

Secara psikologis bagi caleg susah untuk menghindari ketika yang bersangkutan membangun tim, di lapangan ternyata ditemukan fakta masyarakat relatif toleran terhadap praktik money politics.

Di sisi lain, kalau seorang caleg tidak melakukannnya khawatir akan menghadapi risiko keretakan di dalam tim.

Hasil riset SSC, tingkat permintaan publik terhadap politik uang relatif lebih tinggi di kawasan Madura dan daerah tapal kuda.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved