Piala Presiden 2019

Khofifah Ajak Wali Kota Risma dan Kepala Daerah se Malang Raya Nonton Persebaya vs Arema FC di GBT

Gubernur Khofifah Ajak Wali Kota Risma dan Kepala Daerah se Malang Raya Nonton Persebaya vs Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Fatkhul Alami
Persebaya.id
Suasana pertandingan Persebaya Surabaya yang dipenuhi puluhan ribu Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo. Khofifah Ajak Wali Kota Risma dan Kepala Daerah se Malang Raya Nonton Persebaya vs Arema FC di GBT 

Khofifah Ajak Wali Kota Risma dan Kepala Daerah se Malang Raya Nonton Persebaya vs Arema FC di GBT

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa direncanakan menonton laga klasik Persebaya Surabaya vs Arema FC pada leg pertama final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019).

Gubernur Khofifah tidak sendiri menonton pertandingan dua tim besar asal Jatim ini. Demi ingin membuat suasana kondusif dan menciptakan keguyuban suporter Persebaya Surabaya (Bonek) dan Arema FC (Aremania), Khofifah juga mengajak empat kepala daerah untuk nonton bareng leg pertama final Piala Presiden tersebut.

Hal itu disampaikan Khofifah usai sidak di RS Saiful Anwar Malang, Senin (9/4/2019). Khofifah memastikan menonton pertandingan Persebaya Surabaya vs Arema FC bersama kepala daerah Malang Raya dan Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sidak pelayanan di RS Saiful Anwar Malang, Senin (9/4/2019). Fatimatuz zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sidak pelayanan di RS Saiful Anwar Malang, Senin (9/4/2019). Fatimatuz zahroh (surabaya.tribunnews.com/Faimatuz Zahro)

Khofifah bakal mengajak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan kepala daerah se Malang Raya.

"Besok (Selasa, 9/4/2019) laga final Piala Presiden di Gelora Bung Tomo. Mene insya Allah, aku jaluk tulung plt Bupati Malang untuk rawuh, lalu juga Wali Kota Batu untuk rawuh (Saya minta tolong plt Bupati Malang supaya datang, lalu Wali Kota Batu bisa datang). Tadi saya juga ketemu wakil Wali Kota Malang terus juga dengan Pak Sutiaji tolong kalau bisa rawuh (Datang)," ucap Khofifah.

"Kalau sudah satu, tiga kepala daerah se Malang Raya, lalu Kepala Daerah Surabaya bersatu, harapannya ayo rek sing Bonek dan Bonita ayo disyukuri All Jatim Final," lanjut gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini.

Lebih lanjut Khofifah menegaskan, bahwa kualitas sepak bola Jawa Timur meningkat dan perlu disyukuri dengan menjaga sportivitas, kondusifitas dan tidak membawa kerusuhan.

"Antara Aremania, Bonek, Bonita semua harus bisa menjaga kesyukuran nikmat bahwa All Jatim Final. Dulu kalau final ada Persija, sekarang lho Persebaya dan Arema. Ini harus disyukuri lho," katanya.

Menurut Khofifah, sporitivitas bisa dirunjukkan dengan euforia tepuk tangan, teriak. Namun ia meminta tidak diwujudkan dengan menyalakan flare.

"Kalau pakai flare, nggak usah lah, jangan. Lalu jangan ganggu saat di jalan, itu juga nggak usah, opo maneh nggowo watu (apalagi membawa batu). Bagaimana suasana All Jatim Final itu disyukurilah," tegas Khofifah.

"Inilak wes keren toh kualitasnya sepakbola Jatim (ini kan sudah bagus kualitas sepakbola Jatik)," punhgkas Khofifah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved