Berita Surabaya

3 Indonesia Ekspansi Bangun 8.000 BTS 4G dan 4.5G Untuk Tambah 30 Juta Populasi

3 Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan double digit, EBITDA melonjak hampir 4x lipat, pada 2018 lalu

3 Indonesia Ekspansi Bangun 8.000 BTS 4G dan 4.5G Untuk Tambah 30 Juta Populasi
istimewa
Cliff Woo, CEO dan Presiden Direktur, 3 Indonesia (ketiga dari kiri) saat paparan kinerja 3 Indonesia di Jakarta. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Hutchison 3 Indonesia atau 3 Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan double digit, EBITDA melonjak hampir 4x lipat, pada 2018 lalu. Bahkan, 3 Indonesia menjadi digital lifestyle provider pilihan 37 juta anak muda dengan gaya hdup digital yang tinggi.

Memasuki tahun 2019, 3 Indonesia semakin berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan mobile internet terkemuka di Indonesia. Komitmen ini didukung oleh konglomerat multinasional terkemuka, CK Hutchison Holding Limited, yang beroperasi di lima sektor bisnis inti di lebih dari 50 negara termasuk 12 telekomunikasi seluler di seluruh dunia dan merupakan perusahaan induk utama dari 3 Indonesia

"Sebagai industri strategis, industri telekomunikasi telah mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui perluasan penggunaan mobile internet. Suatu kehormatan bagi kami menjadi bagian dari industri startegis ini dan kami pertegas kembali komitmen kami untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan Indonesia yang berkelanjutan,” kata Cliff Woo, CEO dan Presiden Direktur, 3 Indonesia, melalui rilisnya, Jumat (5/4/2019).

Cliff menambahkan, 3 Indonesia telah melalui tahun 2018 dengan pencapaian positif di tengah ketatnya persaingan industri dan pemberlakuan regulasi registrasi prabayar yang berdampak pada industri.

Cliff meyakini tahun 2019 menjadi tahun yang memberikan pertumbuhan positif bagi industri dan 3 Indonesia.

Sejak kuartal 4 2018, 3 Indonesia telah melakukan upaya ekspansi agresif membangun lebih dari 8.000 BTS 4G dan 4.5G.

Ekspansi ini telah menjangkau lebih dari 170 juta populasi di banyak kota di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Jawa , Bali , Lombok. Hingga akhir 2018 jaringan 4G dan 4.5G 3 telah menghubungkan masyarakat Indonesia di lebih dari 7.900 pedesaan, di 281 kota dan kabupaten di Indonesia.

“Dengan pengalaman global mengelola infrastruktur mobile broadband handal, 3 mengelola infrastruktur dan sumber daya spektrum dengan sangat efektif meskipun jumlah spektrum yang dimiliki sangat terbatas,” ujar Cliff.

Pengelolaan kapasitas jaringan yang fokus pada kualitas jaringan ditunjang oleh tambahan spektrum 5 Mhz di 2100 MHz yang diberikan pemerintah pada 2018.

3 Indonesia telah sukses melakukan tranformasi core network system yang tersebar di 19 kota sehingga pengaturan trafik komunikasi data 3 tidak terpusat.

Hasilnya, pelanggan 3 Indonesia dapat menikmati layanan data dan digital dengan pengalaman berinternet yang semakin baik, serta peningkatan trafik data lebih dari 80 persen di bandingkan periode yang sama tahun lalu.

Komitmen 3 dalam meningkatkan pengalaman berinternet pelanggan berlanjut di tahun 2019, diwujudkan dengan aksi eskpansi membangun lebih dari 8.000 BTS 4G dan 4.5G yang akan menambah 30 juta populasi yang terjangkau oleh jaringan 3 Indonesia.

Menanggapi evolusi teknologi telekomunikasi yang akan memasuki generasi ke 5 (5G), Cliff menambahkan bahwa infrastruktur 3 telah siap mengadopsi teknologi 5G.

“Dengan pengalaman global mengembangkan teknologi 5G, kami siap untuk menjadi bagian dari ekosistem pendukung lahirnya internet cepat berbasis 5G di Indonesia," tambah Clift.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved