Traveling

Siapkan Mata dan Kaki Saat Plesir ke Wisata Dataran Tinggi Tomohon

Tomohon, kawasan dataran tinggi yang wajib dikunjungi di Indonesia. Sebelum kesana, siapkan mata dan kaki.

Siapkan Mata dan Kaki Saat Plesir ke Wisata Dataran Tinggi Tomohon
surabaya.tribunnews.com/tri dayaning reviati
Para penari Kabasaran siap menyambut pengunjung yang akan ke Gunung Mahawu 

SURYA.co.id | TOMOHON - Tomohon, kawasan dataran tinggi yang wajib dikunjungi di Indonesia. Menuju daerah berhawa sejuk ini, mengingatkan pada jalan arak-arakan Bondowoso-Jember. Hanya ada dua lajur dengan kondisi jalan berkelok-kelok.

Meski bikin ketar-ketir saat bus berbelok dan berpapasan dengan kendaraan lain, mata terpuaskan menyaksikan pemandangan lembah yang serba hijau dan ladang bunga beragam warna di kanan kiri jalan.

Dari bus juga terlihat Kota Manado di kejauhan, Gunung Lokon, dan danau yang menjadi sumber mata air penduduk sekitar.

Perjalanan selama satu jam menuju Tomohon dari Manado pun terbilang lancar. Udara sejuk langsung menerpa saat menginjakkan kaki di kawasan bersuhu 25-26 derajat celsius.

Tak hanya satu, di kawasan ini cukup banyak lokasi wisata yang menarik. Sebut saja, pasar tradisional ekstrim Tomohon, objek wisata keagamaan Bukit Doa, Puncak Tetetana, Gunung Mahawu, dan Danau Linow. Sayangnya tidak semua lokasi berhasil dikunjungi.

Objek wisata pertama, pasar tradisional ekstrim Tomohon. Kenapa disebut ekstrim? Karena di pasar ini dijual bermacam daging, yang tak bakal ditemui di pasar tradisional pada umumnya. Di sini, pedagang menawarkan daging tikus hutan, kucing, anjing, ular, kera, kelelawar, dan masih banyak lagi.

"Ada sedikitnya 100 pedagang di pasar ekstrim. Daging-daging itu dijual fresh, tapi ada juga yang sudah di asap," kata kata Daniel, pedagang sayur yang ditemui di pintu masuk pasar.

Menurutnya, permintaan daging-daging ini cukup banyak. Terbukti, pasokan yang lancar setiap hari di pasar ekstrim yang buka dari pagi hari hingga jelang malam, belum lagi banyaknya pedagang di sini.

"Pasar daging ini juga ramai setiap harinya, bukan hanya pembeli yang datang tetapi wisatawan lokal dan mancanegara hampir setiap hari ada yang mampir," ungkapnya.

Hal senada diakui Nevy, tour guide, yang mengawal rombongan. "Memang, pasar ekstrim sudah menjadi salah satu jujugan wisatawan, yang ingin melihat-lihat," katanya.

Halaman
123
Penulis: Tri Dayaning Reviati
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved