Berita Pasuruan

Rumah Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Kemalingan, Begini Imbauan Bupati Irsyad Yusuf

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengimbau dan meminta masyarakat Pasuruan untuk selalu hati-hati saat memarkirkan kendaraan pribadinya

Rumah Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Kemalingan, Begini Imbauan Bupati Irsyad Yusuf
surya.co.id/galih lintartika
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Mas Dion, saat menunjukkan lokasi terakhir sepeda motornya terparkir. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengimbau dan meminta masyarakat Pasuruan untuk selalu hati-hati saat memarkirkan kendaraan pribadinya. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Mlaku Bareng sekaligus sosialisasi terkait program prioritas Bupati Pasuruan dan Wakil Bupati Pasuruan di Lapangan Pekoren, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (7/4/2019) pagi.

Kepada Surya, Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan atau Mas Dion. Sehari sebelumnya, rumah Mas Dion di lingkungan Sukalipuro, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil disatroni maling. Alhasil, sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol N 2837 TBA miliknya raib digondol maling.

"Ya saya prihatin dan ini peringatan juga bagi masyarakat. Harus hati-hati jangan sembrono, dan ini sebaiknya dijadikan pelajaran bersama," kata Gus Irsyad usai kegiatan.

Gus Irsyad menilai, maling zaman sekarang tidak pandang bulu itu rumah milik siapa.

Artinya, ini merupakan gambaran bahwa maling bisa menyasar rumah siapa saja, termasuk rumah Ketua Dewan.

"Ini juga peringatan bagi saya. Saya perlu hati - hati juga. Maling bisa menyasar rumah siapa saja. Terpenting, kita harus waspada dan hati - hati, jangan kasih kesempatan," terangnya.

Sementara itu, ia juga berharap kepada pihak kepolisian untuk mencari siapa pelaku pencurian di rumah ketua DPRD Kabupaten Pasuruan itu.

Kata dia, beberapa bukti, termasuk CCTV bisa dijadikan bahan tambahan untuk polisi mengungkap kasus ini.

"Saya berharap bisa diungkap secepatnya. Setelah ditangkap, kalau bisa dikasih hukuman yang berat biar jera. Saya juga berharap kepada pihak kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaan agar kejadian ini tidak terulang kembali," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved