Berita Malang Raya

Bertemu Wapres, Khofifah Bicarakan Infrastruktur Konekkan Batu dan Malang Guna Tingkatkan Pariwisata

Khofifah mengatakan, wisatawan yang masuk ke Jawa Timur paling banyak ada di Batu mencapai 7,2 juta wisatawan sepanjang tahun 2018

Bertemu Wapres, Khofifah Bicarakan Infrastruktur Konekkan Batu dan Malang Guna Tingkatkan Pariwisata
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menjemput Wakil Presiden Jusuf Kalla di Bandara Abdul Rachman Saleh di Kabupaten Malang, Sabtu (6/4/2019). 

SURYA.co.id | MALANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membahas masalah peningkatakan infrastruktur untuk menghubungkan kawasan wisata Kota Batu, Kabupaten Malang dan juga Kota Malang saat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu (6/4/2019).

Pasalnya butuh ada infrastruktur yang bisa menghubungkan ketiga kawasan ini agar potensi pariwisata di wilayah tersebut bisa meningkat.

Khofifah mengatakan, wisatawan yang masuk ke Jawa Timur paling banyak ada di Batu mencapai 7,2 juta wisatawan sepanjang tahun 2018.

"Banyaknya wisatawan ini menjadikan efek luar biasa. Ini yang menyebabkan kemiskinan di Batu ini terendah di Jawa Timur, gini rasio juga terendah, serta angka penganggurannya juga terendah," kata Khofifah.

Untuk itu, gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini menyebutkan, jika ingin efek berlipat dari pariwisata terus berjalan, maka infrastruktur juga harus didorong.

Pihaknya mengaku sudah mengkomunikasikan sejumlah opsi peningkatan infrastruktur untuk bisa menghubungkan tiga kawasan ini.

"Saat bertemu Pak Presiden Jokowi saya sampaikan ini, tadi saat bertemu dengan Pak Wapres juga saya sampaikan. Bahwa untuk bisa menunjang pariwisata di Batu, butuh ada peningkatan infrastruktur, terutama jalan," kata Khofifah.

Sejumlah opsi yang mungkin bisa dilakukan untuk peningkatan infrastruktur ini tengah dilakukan uji coba oleh Pemprov Jatim. Pemprov sudah melakukan diskusi dan rapat dengan Wali Kota Batu dan diusulkan sejumlah pilihan.

Yang pertama adalah membangun box culvert. Lalu juga ada opsi pembanguna jalan tol dari Pruwodadi agar bisa langsung tembus ke Batu.

"Opsi ini sedang kita excercise. Karena memang Wali Kota Batu sudah rekomkan opsi-opsi yang bisa memberikan layanan yang baik terutama akses jalan," ucap Khofifah.

Untuk realisasi opsi tersebut menurut mantan Menteri Sosial ini, jika didanai oleh APBN kemungkinan masih belum ada anggaran. Akan tetapi Khofifah tengah memperjuangkan agar realisasi opsi ini bisa direkomkan ke Kementerian PU-Pera.

Karenanya, Wali Kota Batu sudah menyurati Kementerian PU - Pera. Begitu juga dengan Pemprov Jatim mengambil langkah untuk menyurati Kementerian PU-Pera guna menanyakan rekomendasi pembangunan infrastruktur tersebut.

"Kita juga sudah rapat terbatas mengenai hal ini. Kita sekarang tinggal konfirmasi ke Kementerian PU-Pera untuk bisa tahu titik mana yangbakan menjadi keputusan Kementerian PU - Pera," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved