Berita Surabaya

Restoran Universitas Ciputra Sajikan Pizza Asli Eropa, Prosesnya Pakai Miniatur Tungku Khas Italia

Restoran Universitas Ciputra Surabaya sajikan pizza asli Eropa, prosesnya pakai miniatur tungku khas. Italia

Restoran Universitas Ciputra Sajikan Pizza Asli Eropa, Prosesnya Pakai Miniatur Tungku Khas Italia
SURYAOnline/hefty's suud
Proses pemanggangan pizza di Eüropan Restaurant menggunakan miniatur tunggu dengan suhu maksimal 400 derajat Celcius, Jumat (5/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mulai hari ini Jumat (5/4/2019) sampai tiga minggu ke depan, di lantai 1 Universitas Ciputra ada Eüropan Restaurant.

Restoran tersebut dikelola oleh mahasiswa semester 6 Jurusan Culinary Business Universitas Ciputra Surabaya. Di sana, mereka menyediakan menu pizza khas Eropa yang dibanderol mulai Rp 25 ribu.

"Para chef kami sudah belajar membuat pizza khas Eropa, dari salah satu chef international yang ada di Surabaya, namanya Chef Kamal," ujar Axel Beny Putra, mahasiswa semester 6 Jurusan Culinary Business Universitas Ciputra yang bertugas sebagai General Manager Eüropan Restaurant.

Diceritakan Axel, restorannya memiliki dua varian pizza. Pertama, Pizza Margeritha, menu ini merupakan pilihan original dari menu pizza yang ada di Eüropan Restaurant. Topping pizzanya adalah chunky tomato concasse, Italian herbs, dan mozarella cheese.

Pilihan kedua, Pizza Meat Lover. Menu ini menurut Axel lebih banyak penggemarnya. Topping dari pizza ini adalah bolognesse souce, paprika, Italian herbs, dan mozarella cheese.

David Tjandra, Chef Eüropan Restaurant menambahkan, hal spesial dari pizza tersebut ada pada proses pemanggangannya. Sebab, pizza dipanggang dengan alat yang disebutnya sebagai tungku miniatur pemanggang pizza khas Italia.

"Kalau di Italy kan pizza itu dibakar di tungku tungku kayu, pakai kayu bakar ya. Nah ini karena kondisi dapurnya yang kecil, jadi kami menyesuaikan dengan adanya miniatur tungku, supaya cita rasa pizza khas Eropanya dapet," jelas David.

Tungku tampak mirip dengan oven, terbuat dari bahan stainless steel dan hanya dapat dipakai untuk satu pizza dengan diameter 22 cm, seukuran pizza yang disajikan Eüropan Restaurant.

Namun, ukurannya yang kecil dipadani dengan ketinggian suhu panasnya yang melebihi oven biasa. Miniatur tungku itu, suhu panasnya bisa menapai 400 derajat celcius.

"Kalau oven biasa maksimal 200 atau 250 derajat celcius. Makanya, kalau pakai miniatur tungku itu, pizza yang dimasukkan ke dalamnya bisa matang dalam waktu satu sampai satu setengah menit," ujar David.

Penulis: Hefty's Suud
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved