HUT Kota Malang ke 105

Wadah Baru Itu Bernama Aneka Usaha

Pemkot Malang akan membangun Mall of Unit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di eks Ramayana Mal Alun-Alun Kota Malang

Wadah Baru Itu Bernama Aneka Usaha
surya/hayu yudha prabowo
Suasana Ramayana Kota Malang. Di tempat ini nantinya akan dibangun Mall of UMKM Kota Malang 

SURYA.co.id | MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan membangun Mall of Unit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di eks Ramayana Mal Alun-Alun Kota Malang. Gedung yang kini ditempati pusat perbelanjaan Ramayana itu rencananya akan dirobohkan.

"Kami rencananya bangun 12 lantai. Enam lantai untuk mal UMKM dan hotel," kata Sutiaji ketika
berkunjung ke Harian Surya, Senin (1/4/2019).

Ia menjelaskan Mall of UMKM itu akan mulai dibangun pada 2020 dengan perkiraan biaya Rp 400 miliar. Nantinya, Mall of UMKM akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Aneka Usaha. Saat ini, Peraturan Daerah (Perda) pembentukan PT Aneka Usaha masih dalam perumusan.

"Setelah Perda PT Aneka Usaha selesai, maka ada Perda Penyertaan Modal benda tidak bergerak karena gedung itu akan dirobohkan. Kemudian pembangunannya biar Perseroda PT Aneka Usaha itu, bukan daerah lagi," sambungnya.

Berdasarkan site plan yang telah dirancang, Mall of UMKM ini akan dibangun setinggi enam lantai dan terintegrasi dengan kawasan wisata heritage Kayutangan.

Di lantai pertama, akan difungsikan sebagai pusat hijab, lantai dua sebagai pusat batik, lantai tiga sebagai sentra penjualan UMKM, lantai empat ditempati oleh pengusaha kuliner dan lantai lima area bersantai atau kongkow.

"Jadi saya pingin supaya orang kalau ke mal itu nyari apa aja ada. Lengkap. Tidak perlu kemana-mana lagi," kata Sutiaji yang terinspirasi dari bangunan Thamrin City di Jakarta.

Berdasarkan kajian prosepektus, kawasan Mall Alun-Alun Kota Malang memperoleh skor tinggi jika dikembangkan sebagai kawasan bisnis.

Sebab, di kawasan tersebut berdiri kawasan perkantoran dan pusat keramaian (Alun-Alun Kota Malang).

Sebagai informasi, masa kontrak Ramayana menempati gedung Mall Alun-Alun Kota Malang habis pada Desember 2019.

Bangunan mal merupakan milik Pemkot Malang yang selama ini disewakan jangka panjang.

Penulis: Hesti Kristanti
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved