advertorial

Ultah ke-32, YDSF Lelang Gitar Bertandatangan Band Letto untuk Donasi

Di ulang tahun ke-32, YDSF melelang sebuah gitar yang ditandatangani oleh para personil Band Letto. Hasil lelang akan disumbangkan.

Ultah ke-32, YDSF Lelang Gitar Bertandatangan Band Letto untuk Donasi
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Ustad Wijayanto saat akan memberikan tausiyah pada tabligh akbar bertema Merajut Ukhuwah Di Tengah Perbedaan di JX Internastional Expo, Minggu (31/3). Acara yang digelar untuk memeriahkan Milad YDSF ke-32 itu juga dimeriahkan konser kemanusiaan bersama Letto. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) merayakan ulang tahun ke-32 dengan cara yang berbeda.

Khoirul Anam, Humas YDSF menyebut baru kali ini mereka mengadakan acara yang melibatkan banyak komunitas dengan skala besar, yakni kajian bersama puluhan komunitas hijrah dan konser kemanusiaan bersama band Letto.

Acara yang digelar sejak pagi hingga malam ini diselenggarakan di Jatim Expo, Surabaya, Minggu (31/3/2019).

"Kami mengambil tema 'YDSFest', yang dimulai dari pagi dengan kajian bersama Ustad Wijayanto. Lalu siangnya kajian komunitas, sharing bareng banyak sekali, ada sekitar 20-an komunitas hijrah. Mereka menggelar karya-karya dan menjual untuk hasilnya didonasikan," jelas Anam.

Anam mengatakan, baru kali ini YDSF mengajak komunitas anak-anak muda untuk sama-sama berkegiatan dengan tujuan sosial.

Menurutnya, mayoritas anggota komunitas adalah anak-anak muda yang sudah berhijrah, seperti grup musik underground yang tak lagi bermusik di genre tersebut, hingga komunitas tato yang kini sudah dihapus tatonya.

"Kami menggandeng mereka, karena mereka kan banyak sekali jumlahnya komunitas itu. Tapi, wadahnya untuk kumpul belum banyak. Makanya kami gandeng agar bisa pameran hasil karya, menawarkan karya untuk dijual dan didonasikan di program mereka sendiri," terangnya.

Komunitas hijrah ini juga melakukan kajian bersama pembina-pembina.

Di antaranya adalah Ustad Naruto, alias Moch. Marzuki Imron yang merupakan pembina bonek hijrah, pembina Komunitas Surabaya Hijrah Heru Kusumahadi, hingga direktur Better Youth Foundation Zayyin Achmad.

Puncak acara, yakni konser kemanusiaan bersama Letto, dijadikan ajang galang donasi bagi masyarakat yang membutuhkan, baik dalam negeri maupun luar.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved