HUT Kotamalang ke 105

The Future of Malang City: Era Malang 4.0

Menghadapi era industri 4.0, Pemkot Malang sudah mengantisipasi dan serius melakukan perubahan.

The Future of Malang City: Era Malang 4.0
surya/hayu yudha prabowo
Wali Kota Malang Sutiaji, saat melihat produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang yang dijual di Rumah Solusi, Jalan Tangkuban Perahu, Kota Malang, Kamis (28/3/2019). 

SURYA.co.id | KLOJEN – Menghadapi era industri 4.0, Pemkot Malang serius melakukan perubahan. Era di mana manusia harus mengenal dunia virtual ini sudah diantisipasi Pemkot Malang.

Baru-baru ini, Pemkot Malang membuat sebuah terobosan, yakni akademi khusus kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) Academy. Program yang rencananya dibuka gratis bagi masyarakat ini, rencananya bakal diluncurkan April 2019 ini.

Penyelenggaraan akademi yang mempelajari soal teknologi terkini dalam mereplika kecerdasan manusia itu merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Aplikasi BaBe (Baca Berita) yang didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Asisten Deputi Moneter dan Neraca Pembayaran Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, mengatakan memilih Kota Malang sebagai pilot project program pendidikan AI, karena potensi yang dimiliki Kota Malang.

Di antaranya aset pendidikan yang dimiliki, atmosfer akademik yang kuat, aset generasi muda kreatif, ekonomi kreatif yang tumbuh pesat serta komitmen pimpinan daerah yang kuat.

"Itu yang menjadi alasan Kota Malang dipilih. Saya percaya dari Kota Malang, kemajuan teknologi bisa diharapkan untuk kemajuan bangsa," kata Edi.

Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan kerja sama ini merupakan peluang yang sangat besar bagi pelajar maupun generasi muda Kota Malang.

Apalagi peserta nantinya dibebaskan pembiayaan.

“Hanya diminta komitmen," tukas Sutiaji.

Seminar Enterpreneur di Universitas Widyagama Malang yang dihadiri Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (27/3/2019). Sutiaji mendorong warganya, terutama generasi milenial untuk terjun di dunia ekonomi krestif, di antaranya start up, e-commerce, dan pembuatan game
Seminar Enterpreneur di Universitas Widyagama Malang yang dihadiri Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (27/3/2019). Sutiaji mendorong warganya, terutama generasi milenial untuk terjun di dunia ekonomi krestif, di antaranya start up, e-commerce, dan pembuatan game (surya/hayu yudha prabowo)

Selain itu, sejumlah persyaratan khusus akan diterapkan aspek akademis nilai matematika minimal 90 serta hasil test IQ minimal 125.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved