Berita Malang

Sektor Revitalisasi Pasar Rakyat Berbenah Songsong Pasar Online

Gencarnya revitalisasi pasar tradisional atau pasar rakyat oleh Pemerintah Kota Malang, mendapatkan respons positif dari masyarakat Kota Malang

SURYA.co.id | MALANG - Gencarnya revitalisasi pasar tradisional atau pasar rakyat oleh Pemerintah
Kota Malang, mendapatkan respons positif dari masyarakat Kota Malang. Apalagi, pasar tradisional mendapat tempat dengan diterimanya penghargaan terhadap Pasar Oro-oro Dowo sebagai pasar berstandar SNI.

Hal itu menjadi motivasi Pemkot Malang untuk terus merevitalisasi pasar tradisional secara bertahap dari 28 Pasar Rakyat yang ada di Kota Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan revitalisasi Pasar Rakyat berujung pada pengelolaan dan manajemen baru, juga pelayanan baru yang dibuat seperti Pasar Modern.

Meskipun demikian, tradisi dan budaya yang ada di Pasar Rakyat tidak akan dihilangkan seperti proses tawar menawar.

"Pasar Rakyat dari rakyat dan untuk rakyat dari Soko Guru kita adalah gotong-royong yang harus kita kuatkan sebagai tulang punggung utama perekonomian," kata Sutiaji.

Dijelaskan Sutiaji, nantinya akan ada dua manajemen untuk mengelola Pasar Rakyat.

Pertama, manajemen pengelolaan dan yang kedua manajemen pemasaran.

Manajemen pemasaran akan dikelola masyarakat yang menghuni pasar.

Sedangkan untuk manajemen pengelolaan akan dilakukan oleh pemerintah, baik itu dari Kepala Pasar ataupun dari pemerintah.

"Jadi, kalau ada Pasar Rakyat yang modern itu harus dikelola dengan baik. Pasar harus bersih, terus kami juga akan melakukan pengelompokan pedagang di dalam pasar, agar masyarakat tidak bingung ketika membeli," ucapnya.

Kata Sutiaji, Pasar Rakyat sangat berpengaruh pada ekonomi secara keseluruhan.

Halaman
12
Penulis: Hesti Kristanti
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved