HUT Kota Malang ke 105

Rumah Kreatif Menjamur, Sutiaji: Industri Ekonomi Kreatif di Kota Malang Naik Kelas

Adanya Rumah Kreatif itu menunjukkan kalau ekonomi kreatif di Kota Malang mulai naik kelas.

Rumah Kreatif Menjamur, Sutiaji: Industri Ekonomi Kreatif di Kota Malang Naik Kelas
surya/hayu yudha prabowo
Wali Kota Malang Sutiaji dan istri berfoto di photo booth di Kampung Heritage, Kajoetangan, Kota Malang, Jumat (30/11/2018). Kampung Heritage Kajoetangan merupakan salah satu destinasi wisata baru di Kota Malang yang menawarkan wisata sejarah masa lalu Kota Malang. 

SURYA.co.id | MALANG – Perlahan namun pasti, sejumlah Rumah Kreatif mulai bermunculan di Kota Malang. Adanya Rumah Kreatif itu menunjukkan kalau ekonomi kreatif di Kota Malang mulai naik kelas.

Beberapa forum ekonomi kreatif juga hadir di Kota Malang, dan diprediksi pertumbuhannya akan signifikan. Kota Malang pun ditunjuk pemerintah pusat melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sebagai kota kreatif digital.

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan Pemkot Malang fokus pada pembangunan ekonomi kreatif pada 2020. Menyongsong 2020, Pemkot Malang fokus untuk menyelesaikan infrastruktur pada 2019 ini.

“Di musrenbang, saya sampaikan ke depan ekonomi kreatif harus kita bangun. Saat ini masalah infrastruktur diselesaikan. 2020 kami bangun ekonomi kreatif,” terang Sutiaji.

Diakui Sutiaji, tingginya gini rasio yang terjadi di Kota Malang bukan karena kemiskinan rendah, namun karena UMKM tidak tersentuh kreatifitas dan teknologi.

Sutiaji ingin, pertumbuhan ekonomi makro dibarengi ekonomi mikro.

“Maka bagaimana itu kita ramu dengan ekonomi kratif. Apalagi sekarang sudah masuk revolusi industri 4.0,” jelasnya.

Hingga Februari 2019, jumlah startup di Indonesia mencapai 2070 dengan pertumbuhan di tiga sektor yaitu on demand services, financial technology (fintech) dan e-commerce.

Sementara data dari APJII, pengguna internet di Indonesia mencapai 143 juta orang atau 54 persen dari total pemilik smartphone dan pengguna internet yang sebanyak 90 juta.

Sutiaji juga mendorong generasi milenial turut serta mengembangkan ekonomi kreatif.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved